Hasil Inventarisir Disperindag, Banyak Perusahaan di Kosambi Belum Melengkapi Administrasi

oleh -
DATA INDUSTRI : Pegawai dari , Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Tangerang melakukan Inventarisasi dan Verifikasi Pergudangan.di 8 Desa/Kelurahan di Kecamatan Kosambi Kabupaten Tangerang, Kamis (27/6/2019).

REDAKSI24.COM—Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Tangerang melakukan Inventarisasi dan Verifikasi Pergudangan. Terhitung sejak bulan Maret hingga Juni 2019 terdapat 71 perusahaan gudang yang berhasil diinventarisasi. Inventarisi dan Verifikasi ini rutin dilakukan pada 1.722 Gudang yang berada di 8 Desa/Kelurahan di Kecamatan Kosambi Kabupaten Tangerang.

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Tangerang Teddy Suwardi mengatakan, bahwa hasil Inventarisasi tersebut diperoleh data dari 71 perusahaan terdapat sejumlah perusahaan  yang belum memenuhi perlengkapan administrasi dalam operasional.

“Antara lain terdapat sebanyak 17 perusahaan yang belum memiliki Surat Keterangan Domisili Usaha (SKDU), 30 perusahaan yang belum memiliki Surat Izin Usaha Perdagangan (SIUP), 65 perusahaan yang belum memiliki Surat Izin Mendirikan Bangunan (IMB), 69 perusahaan yang belum memiliki Surat Tanda Gudang (TDG), 68 perusahaan yang belum memiliki Surat Izin Mengenai Dampak Lingkungan/ Upaya Pengelolaan Lingkungan Hidup dan Upaya Pemantauan Lingkungan Hidup (AMDAL/UKL & UPL), dan terdapat juga 71 perusahaan yang belum memiliki Surat Izin Gangguan (HO),” ujar Teddy kepada media Kamis (27/6/2019).

Selain itu, banyaknya gudang  dialih fungsikan menjadi tempat industri dan hal ini dilakukan tanpa adanya izin dari dinas terkait sehingga mengganggu aktivitas pelaku ekonomi sekitar.

Dalam menyikapi hal ini lanjut Teddy, Disperindag Kabupaten Tangerang menghimbau kepada pelaku usaha pergudangan agar segera melengkapi administrasi dan berkoordinasi dengan OPD yang berkaitan seperti Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) dan Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK).

 “Hal ini penting sekali dilakukan bagi pemilik gudang untuk menciptakan kenyaman dalam usaha ekonomi. Mengawasi tentunya tidak memiliki maksud lain kecuali untuk membantu kelengkapan administrasi yang belum terpenuhi,” tutupnya. (Mad/Hendra)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *