Hak Interpelasi Bisa Dibatalkan Jika RKUD Dikembalikan ke Bank Banten

  • Whatsapp
hak interpelasi
Pemindahan RKUD dari Bank Banten ke BJB menuai usulan hak interpelasi di DPRD Provinsi Banten.

KOTA SERANG, REDAKSI24.COM – Wakil Ketua Komisi III DPRD Banten, Ade Hidayat mengaku akan menarik pengajuan hak interpelasinya jika Gubernur Banten Wahidin Halim (WH) serius akan mengembalikan Rekening Kas Umum Daerah (RKUD) Pemprov Banten ke Bank Banten.

Ade menilai, jika gubernur sudah mengembalikan RKUD Pemprov Banten, berarti sudah ada upaya untuk melakukan penyehatan Bank Banten. Tinggal selanjutnya, menurut dia, bagaimana Pemprov Banten membangun trust masyarakat terhadap Bank Banten, mengingat dalam usaha perbankan faktor kepercayaan itu sangat penting dilakukan.

Bacaan Lainnya

“Kalau Bank Banten sudah disehatkan, besok saya tarik pengajuan hak interpelasinya. Karena pangkal masalah dari interpelasi itu karena adanya pemindahan RKUD,” tegasnya, Selasa (9/6/2020).

Akan tetapi, lanjutnya, pihaknya juga masih melihat perkembangan lebih lanjut. Karena rencana pengembalian RKUD ini, baru didapatnya dari pemberitaan media pagi tadi. Namun tentunya, rencana pengembalian RKUD itu, gubernur sudah melakukan kajian yang matang bersama OJK dan juga Jampidum Kejati Banten. “kami mengapresiasi langkah yang dilakukan Gubernur Banten,” ujarnya.

Sementara itu, ketua Fraksi PDIP DPRD Banten, Muhlis mengatakan, dalam waktu dekat pihaknya bersama seluruh anggota yang sepakat mengajukan hak interpelasi akan melakukan rapat internal untuk membahas kelanjutan rencana interpelasi tersebut.

“Jika memang secara formal, Gubernur Banten sudah menyatakan akan mengembalikan RKUD Pemprov Banten, maka apa yang kami perjuangkan selama ini memang benar, ada kebijakan yang tergesa-gesa yang dilakukan Gubernur Banten,” katanya.

Muhlis juga berharap, tujuan dari interpelasi tidak dimaknai dengan berbagai macam opini negatif, selain DPRD hanya meminta penjelasan dari Pemprov Banten terkait kebijakan pemindahan RKUD itu.

“Sampai saat ini masih on the track. Minggu depan kami akan rapat pengusul, membahas permasalahan ini, sekaligus mematangkan materi untuk pengajuan interpelasi,” tuturnya. (Luthfi/Difa)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.