Hadapi New Normal, Wartawan di Pandeglang Jalani Rapid Test Covid-19

  • Whatsapp
rapid test
Sejumlah wartawan yang biasa bertugas di Kabupaten Pandeglang menjalani rapid test covid-19.

PANDEGLANG, REDAKSI24.COM – Menjelang penerapan New Normal atau tatanan kehidupan baru pada masa pandemi covid-19, sejumlah wartawan di Pandeglang, Banten menjalani rapid test yang digelar Dinas Kesehatan (Dinkes) Pandeglang.

Rapid test dilakukan untuk memastikan kesehatan insan pers di Pandeglang, dan tidak ada yang terpapar covid-19.

Bacaan Lainnya

Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pandeglang, Iman Faturohman mengakui, para wartawan sering berbaur dan bersentuhan langsung dengan masyarakat banyak. Karena itu perlu juga dilakukan tes kesehatan melalui rapid tets covid-19. Sebab khawatir ada insan pers yang terpapar covid-19.

“PWI bekerjasama dengan Dinkes Pandeglang, untuk melaksanakan rapid test bagi para wartawan,” ungkapnya, Rabu (10/6/2020).

Dikatakannya, sejauh ini ada sebanyak 13 wartawan yang melakukan rapid test, dan diketahui dari petugas kesehatan hasilnya tidak ada yang reaktif covid-19. “Semoga para insan pers mampu menjaga kesehatannya,” katanya.

Seorang Petugas Kesehatan Dinkes Pandeglang, Yayah Sopiyah mengungkapkan, wartawan yang telah dirapid test jumlahnya sebanyak 13 orang. Seluruh hasilnya negatif, atau tidak ada yang reaktif covid-19.

“Untuk diketahui reaktif atau tidak, prosesnya tidak terlalu lama, membutuhkan waktu selama 15 menit,” jelasnya.

Sementara, Kepala Dinas Kesehatan Pandeglang, Rd Dewi Setiani mengatakan, rapid test bagi para insan pers dalam menghadapi New Normal. Sebab, kata Dewi, para awak media itu banyak kontak langsung dengan masyarakat, sehingga dikhawatirkan ada yang terpapar covid-19.

“Selain dicek kesehatannya, kami juga berharap para wartawan siap menjalani kehidupan baru ditengah pandemi covid-19,” ujarnya.

Selain itu, tambah Dewi, melalui rapid test bisa dipastikan para awak media itu sehat dan tidak terpapar covid-19. Mudah-mudahan tetap mampu menjaga dan melindungi kesehatannya dalam melaksanakan pekerjaannya.(Samsul Fathoni/Difa)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.