Hadapi Industri 4.0, Koperasi di Lebak Dituntut Untuk Beradaptasi

  • Whatsapp
Industri 4.0
Asisten II Setda Lebak, Budi Santoso, kunjungi ruang pamer UMKM

REDAKSI24.COM- Seluruh gerakan koperasi di Kabupaten Lebak dituntut memiliki bekal dan kesiapan sumber daya manusia (SDM) yang handal untuk siap berubah dalam menghadapi revolusi industri 4.0.

Hal itu terungkap dalam sambutan Bupati Lebak yang dibacakan oleh Asisten II Setda Lebak, Budi Santoso pada acara pembukaan Perayaan HUT Koperasi ke-72 Tingkat Kabupaten Lebak yang digelar oleh Pemerintah Daerah Lebak melalui Dinas Koperasi Lebak dan Dewan Koperasi Indonesia Daerah (Dekopinda) Kabupaten Lebak di Plaza Lebak Rangkasbitung, Sabtu (31/9/2019).

Bacaan Lainnya

Budi menambahkan, reformasi total pada dasarnya mendorong koperasi untuk dapat beradaptasi dan bertransformasi dalam menghadapi lingkungan yang dinamis. Dimana setiap insan koperasi seharusnya telah memperisiapkan untu kreatif dan berinovasi dalam menata organisasi dan strategi bisnisnya.

” Koperasi juga termasuk para pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) sudah saatnya memanfaatkan teknologi digital dengan menggunakan platform e-commerce aplikasi retail on-line dan pengembangan aplikasi bisnis lainnya,” kata Budi.

Sementara itu Kepala Dinas Koperasi Kabupaten Lebak, Babay Imroni mengatakan, kegiatan ini merupakan peringatan Hari Koperasi Nasional Ke-72 yang akan dilaksanakan selama satu minggu di Plaza Lebak Kota Rangkasbitung., mulai 31 Agustus hingga 7 Seltember 2019 nanti.

Baca juga:

Peringati Hari Koperasi Ke- 72, Sekda Lebak : Koperasi Harus Mampu Bersaing Dengan Pelaku Ekonomi Lainnya

Produk UKM Lebak Kini Hadir di Gerai Alfamart

Adapun rangkaian dari kegiatan tersebut, yaitu pameran produk koperasi dan UMKM yang diikuti oleh perwakilan koperasi dari 28 kecamatan se Kabupaten Lebak dan juga kegiatan jalan santai yang diikuti oleh kurang lebih seribu peserta.

“Sesuai dengan tema hari koperasi pada tahun ini, yaitu reformasi total koperasi di era revolusi industri 4.0. disadari betul bahwa pada saat ini kita tengah berada pada era digitalisasi. Dan ini merupakan tantangan baru bagi gerakan koperasi dan para pelaku UMKM,” kata Babay. (Yusuf/Aan)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.