Hadapi Dampak Pandemi Covid-19, Kemenperin Kembali Gelar Diklat Bagi IKM di Banten

  • Whatsapp
Kemenperin dan Ananta Wahana
Anggota Komisi VI DPR RI Ananta Wahana saat menghadiri Diklat Kewirausahaan bagi para pengusaha IKM di Banten.

TANGSEL, REDAKSI24.COM–Mengatasi dampak panemi Covid-19, Kementerian Perindustrian kembali menggelar pelatihan pendidikan dan pelatihan (diklat) bagi pelaku industri kecil menengah (IKM) di Banten. Diklat ketiga di masa pandemi yang digelar Kemenperin di wilayah  Banten ini, digelar di selama 4 hari yakni Kamis (5/11/2020) hingga Minggu, (8/11/2020) di Hotel Sahid Serpong, Kota Tangerang Selatan (Tangsel)  ini diikuti oleh 90 wirausaha baru di wilayah Kota Tangsel dan Kabupaten Tangerang.

“Pandemi Covid-19 memberikan dampak besar terhadap kondisi perekonomian kita. Oleh karena itu diklat ini kami gelar  dijalankan agar para pelaku IKM di dalam negeri termasuk yang ada di Banten ini tetap produktif sehingga mampu menggeliatkan perekonomian nasional,” ujar Direktur Industri Kecil dan Menengah Pangan, Barang dari Kayu, dan Furnitur, pada Kemenperin Sri Yunianti saat membuka acara diklat.

Bacaan Lainnya

Sri mengatakan walaupun kondisi perekonomian sedang tepuruk, dirinya bersyukur bahwa minat masyarakat khususnya para pemuda untuk terjun menjadi wirausahawan cukup tinggi. Untuk itu menurut menurut Sri, kemenperin merasa berkepetingan untuk melaksanakan program peningkatan kompetensi sumber daya manusia (SDM) dengan melakukan diklat kewirausahaan.

“Ada 5 jenis usaha bagi IKM yang kami laksanakan  diklat ini diantaranya teknis furnitur, kerajinan bambu, reparasi alat elektronik rumah tangga serta olahan pangan,” jelas Sri.

Anggota Komisi VI DPR RI Ananta Wahana mengatakan sebagai mitra  pihaknya sangat mengapresiasi kegiatan yang digelar Kemenperin. Kegiatan ini menurut Ananta menunjukan jika  Kemenperin memiliki program yang pro rakyat.

“Ini juga merupakan bentuk kepekaan Kemenperin terhadap kondisi masyarakat yang tengah kesulitan akibat adanya pandemi Covid-19,” ujar politisi PDIP ini.

Ananta berharap melalui program diklat ini mampu meendorong agar sektor-sektor usah termasuk IKM bisa bangkit.

“Akibat pandemi Covid-19 ini banyak masyarakat yang tidak lagi memiliki penghasilan, untuk itu lewat kegiatan diklat ini kami berharap IKM bisa bangkit dan kembali mendapakan penghasilan,” harapnya.

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Diserindag) Kota Tangsel Maya Mardiana mengatakan dengann jumlah penduduk yang telah mencapai lebih dari 1,7 juta penduduk serta wilayahnya yang berbatasan langsung dengan ibukota tentunya sangat potensial unntu meengembangkan usaha. Namun begitu menurut Maya perlu pendampingan dari pemerintah mulai dari pusat hingga daerah agar para pengusaha IKM ini bisa berkembang dan maju.

“Kami berharap kegiatan seperti ini bisa digelar tidak hanya tahun ini saja tetapi bisa berkesinambungan di tahun-tahun berikutnya,”Harap Maya.

Maya menjelaskan program yang dilakukan oleh Kemenperin ini sejalan dengan program yang saat ini tengah dilakukan Pemkot Tangsel.

“Dalam RPJMD, Pemkot Tangsel menargetkan untuk mampu memunculkaan 300 wirausaha baru. Melalui program Kemenperin ini, mudah-mudahan bisa mendukung kami dalam memunculkan wirausahawan baru tersebut,” jelasnya.

Sementara itu, Kadisperindag Kabupaten Tangerang Ujang Sudiartono berharap kepada para peserta diklat agar mampu mengaplikasikan ilmu yang didapatnya di diklat ini dalam dunia usaha.

“Ini bukan khir justru awal bagi temen-temen para peserta diklat daam memasuki dunia usaha,” jelas mantan Sekdis Pendidikan Kabupaten Tangerang ini. (Hendra)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.