Guru Besar Hukum Internasional UI Hikmahanto Juwana Minta Pemerintah Tegas Terhadap Negara Pemilik Drone Bawah Laut

  • Whatsapp
Drone Mirip Rudal
Drone berbentuk rudal yang ditemukan oleh nelayan Kepulauan Selayar./twitter

JAKARTA,REDAKSI24.COM–Guru Besar Hukum Internasional UI Hikmahanto Juwana meminta Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Luar Negeri (Kemlu) Indonesia tegas terhadap negara pemilik pesawat nir-awak (drone) mata-mata bawah laut. hal ini menyusul ditemukannya drone bawah laut oleh nelayan di dekat Kepulauan Selayar Sulawesi Selatan, pekan lalu. Saat ini TNI AL tengah mengamankannya

“Bila sudah diketahui asal usul negara yang memiliki drone tersebut, Kemlu harus melakukan protes diplomatik yang keras terhadap negara tersebut dan bila perlu tindakan tegas lainnya,” ujar Hikmahanto Juwana.

Bacaan Lainnya

Menurut Hikmahanto bahkan protes keras dan tindakan tegas ini tetap harus dilakukan terlepas apakah negara tersebut adalah negara sahabat, bahkan adanya ketergantungan Indonesia secara ekonomi.

Ia mengatakan jangan sampai tindakan spionase terus terulang kembali seperti insiden atas agen intelijen Jerman.

“Kemlu hanya puas dengan klarifikasi Kedubes Jerman dan agen tersebut dipulangkan oleh Kedubes tanpa ada protes diplomatik,” ujar pria yang juga menjadi Rektor Universitas Jenderal A. Yani (Unjani) Bandung itu.

Seharusnya, lanjut dia, Kemlu melakukan tindakan yang lebih tegas lainnya bila kegiatan mata-mata terkuak.

Ini semua dilakukan agar diplomasi untuk mempertahankan kedaulatan NKRI benar-benar diperankan oleh Kemlu, kata dia.

“Jangan sampai Indonesia dianggap lemah bahkan mudah untuk diajak berkompromi saat tindakan mata-mata yang dilakukan oleh negara lain terkuak,” ujar Hikmahanto.(Azis/Ant/Hendra)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.