Gubernur Pastikan Belajar Tatap Muka di Banten Belum Bisa Dimulai

oleh -
Gubernur Banten Wahidin Halim Pastikan Belajar Tatap Muka, Belum Bisa Dimulai pandemi covid-19 generasi penerus dindik banten kepala sekolah
Gubernur Banten Wahidin Halim memberikan pengarahan kepada para kepala sekolah SMA/SMK, SKh se Banten secara virtual dari Kota Serang, Rabu (28/7/2021).

KOTA SERANG, REDAKSI24.COM – Dalam meningkatkan kualitas generasi penerus bangsa, proses pendidikan harus tetap terus berjalan. Pendidikan tidak boleh terhenti hanya gara-gara pandemi COVID-19. Namun, kegiatan belajar mengajar belum (KBM) bisa dimulai dengan pola tatap muka secara langsung.

Pernyataan itu disampaikan Gubernur Banten, Wahidin Halim dalam pengarahan secara virtual kepada Kepala SMA, SMK, SKh serta KCD se-Provinsi Banten dari Ruang Rapat Rumah Dinas Gubernur Banten di Kota Serang, Rabu (28/7/2021).

“Kita tidak boleh menyerah, pendidikan tidak boleh berhenti. Kita pastikan anak-anak kita tetap bersekolah meskipun dengan daring. Karena pandemi ini masih menjadi penyebab,” kata Wahidin Halim.

Ia mengatakan, Pemprov Banten sudah mempersiapkan segala bentuk persiapan pembelajan tatap muka (PTM) Tahun Pelajaran 2021/2022 sejak awal tahun 2021 ini. Namun karena kondisi pandemi yang belum menunjukkan penurunan kasus, menurutnya PTM belum dapat dilaksanakan di Provinsi Banten.

BACA JUGA: Ini Tips Aman Saat Anak Kembali Belajar Tatap Muka di Sekolah

Meski demikian, kata Wahidin Halim, pihaknya memastikan pendidikan di Provinsi Banten tidak akan berhenti karena pandemi. Dinas Pendidikan dan Kebudayaan diminta untuk memantau sekolah agar pelaksanaan KBM tetap dilaksanakan dengan metode dalam jaringan (daring).

Dalam kesempatan itu, Gubernur Wahidin Halim juga kembali menegaskan komitmennya untuk pembangunan gedung sekolah SMAN, SMKN, dan SKhN yang masih menumpang di sekolah lain.

Meski pada Tahun Anggaran 2021 pembangunan gedung sekolah terhambat karena adanya refocusing anggaran untuk penanganan COVID-19, namun untuk Tahun Anggaran 2022 kembali dianggarkan.

“Kami pastikan pembangunan gedung sekolah tetap berjalan, tahun ini terhambat. Mudah-mudahan Tahun 2022 semuanya terlaksana,” katanya.

Pengarahan terhadap para Kepala Sekolah se-Provinsi Banten ini dilakukan sebagai ajang silaturahmi dan pembinaan bagi para penyelenggara pendidikan memasuki awal Tahun Pelajaran 2021/2022. Selain kepala sekolah, hadir para pengawas dan pejabat di lingkungan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Banten.

Melonjaknya kasus COVID-19 di Indonesia sejak awal Juli 2021 membuat rencana PTM tahun ajaran baru 2021 kembali batal terlaksana, termasuk di Provinsi Banten. Hal ini disebabkan lonjakan kasus COVID-19 di sebagian besar wilayah Pulau Jawa dan Bali.(Ant/Difa)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

No More Posts Available.

No more pages to load.