Gubernur Banten Umumkan Positif Corona, Pengelola EO Batal Gelar Even di Kota Serang

  • Whatsapp
Gubernur Banten Umumkan Positif Corona
Salah satu pengelola EO terpaksa harus membongkar kembali safrana even yang telah terpasang di Alun-Alun Kota Serang, Banten.

KOTA SERANG, REDAKSI24.COM – Salah satu vendor Event Organizer (EO) terpaksa membatalkan rencana penyelenggaraan even di Alun-Alun Kota Serang, Banten. Pembatalan itu menyusul video pernyataan Gubernur Banten Wahidin Halim yang menyebut adanya warga Banten yang positif corona.

Salah satu Pengelola EO, Rijal kepada wartawan di Alun-Alun Kota Serang mengaku kecewa dengan pernyataan gubernur yang viral melalui tayangan video tersebut. Pernyataan itu, kata dia, mengakibatkan batalnya rencana even yang akan digelarnya pada 14 Maret  2020 di Alun-alun Kota Serang.

Bacaan Lainnya

Sebelumnya, Rijal mengaku sudah mempersiapkan kegiatan sosialisasi Quick Response Indonesian Standard (QRIS) di Alun-alun Barat Kota Serang. Pihaknya juga sudan mempersiapkan sarana dan prasarana penunjang even tersebut, mulai membangun panggung hingga  sejumlah tenda.

“Namun terpaksa kami batalkan karena adanya statement dari Gubernur Banten. Klien kami merasa takut untuk menggelar kegiatan setelah video informasi warga positif corona beredar. Seandainya tidak ada video itu, mungkin kami tidak akan membatalkan,” ungkap Rijal.

Rijal mengakui kliennya merugi atas dibatalkannya kegiatan QRIS. Semua yang sudah terpasang, kata dia, mau tak mau harus dibongkar lagi. Semua itu, kata dia, membutuhkan dana yang tidak sedikit.

“Jika kondisi Banten darurat corona, kami minta semua even yang akan diselenggarakan di Banten dibatalkan,” tegasnya.

BACA JUGA:

. Dampak Virus Corona, 10 Ribu Penerbangan Internasional di Bandara Soetta Batal Berangkat

. Antisipasi Corona, Gubernur Banten Minta Sumbangan ke  Pengusaha

. Antisipasi Wabah Virus Corona, MTQ Banten di Tangsel Bakal Digelar Tertutup

Sementara itu, Jaringan Nurani Rakyat (Janur) mengaku telah melayangkan surat kepada Gubernur Banten, Wahidin Halim terkait viralnya video warga Banten positif Corona atau Covid-19 berdurasi 1 menit 53 detik.

Isi dalam surat yang dilayangkan tersebut yaitu memohon agar gubernur lebih berhati-hati menyampaikan informasi kepada publik, dan jangan menambah kepanikan baru kepada publik, khususnya di Banten.

Ketua Janur, Ade Albarzanji kepada wartawan di Kota Serang, Jum’at (13/3/2020) mengatakan, berdasarkan sumber berita yang diterimanya, pemerintah pusat meminta Dinkes untuk tracing, bukan justru mengumumkan pasien positif corona atau tidak.

Gubernur Banten, sambung Ade, harusnya menenangkan dan meneduhkan masyarakat, dengan cara menghimbau kepada masyarakat agar tetap waspada dan melakukan upaya serta langkah preventif pencegahan virus corona. Dia meminta gubernur mengklarifikasi statemen yang dinilainya telah meresahkan masyarakat Banten.(Adi/Difa)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.