Gubernur Banten Minta Bupati-Wali Kota Baru Fokus Tangani Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi

oleh -
Gubernur Banten Wahidin Halim melantik Bupati dan Wakil Bupati Serang terpilih, Tatu Chasanah-PAndji Tirtayasa dan Wali Kota-Wakil Wali Kota Cilegon, Helddy Agustian dan Sanuji Pentamarta.

KOTA SERANG, REDAKSI24.COM – Gubernur Banten Wahidin Halim (WH) melantik Bupati dan Wakil Bupati Serang serta Wali Kota dan Wakil Wali Kota Cilegon terpilih pada Pilkada Serentak 2020 lalu di Pendopo Gubernur Banten, di Kota Serang, Jumat (26/2/2021).

Dalam pelantikan itu, Wahidin Halim menekankan kepada Bupati dan Wakil Bupati Serang terpilih, Tatu Chasanah-Pandji Tirtayasa dan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Cilegon, Helldy Agustian dan Sanuji Pentamarta, untuk fokus pada penyelesaian penanganan COVID-19 dan pemulihan ekonomi.

“Pesan saya cuma dua, tangani COVID-19 dengan sungguh-sungguh. Tangani pemulihan ekonomi dengan sebaik-baiknya,” kata Wahidin Halim dalam amanatnya.

Pelantikan kepala daerah terpilih hasil Pilkada Serentak tahun 2020 itu dilaksanakan sebagaimana tertuang dalam SK Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Nomor 131.36-264 Tahun 2021 Tentang Pengesahan Pengangkatan Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah Hasil Pemilihan Kepala Daerah Serentak Tahun 2020 di Kabupaten dan Kota pada Provinsi Banten, ditetapkan di Jakarta tanggal 19 Februari 2021.

Dalam lampiran SK disebutkan, atas nama Hj Ratu Tatu Chasanah dan H Pandji Tirtayasa dilantik sebagai Bupati dan Wakil Bupati Serang. Serta Helldy Agustian dan H Sanuji Pentamarta dilantik sebagai Wali Kota dan Wakil Wali Kota Cilegon periode 2021-2026.

Sebelum mengucap janji dan sumpah pelantikan, Gubernur Banten mengingatkan kepada kepala daerah yang akan dilantik bahwa sumpah dan janji yang diucapkan mengandung tanggung jawab baik terhadap diri sendiri, Bangsa dan Negara Kesatuan Republik Indonesia, bertanggung jawab memelihara dan menyelamatkan Pancasila serta Undang-undang Dasar 1945. Sumpah dan janji tersebut juga memiliki tanggung jawab terhadap kesejahteraan masyarakat.

“Sumpah ini di samping disaksikan oleh diri sendiri dan oleh semua yang hadir, penting sekali untuk disadari bahwa pelantikan ini disaksikan oleh Tuhan Yang Maha Esa,” katanya.

BACA JUGA: KPU Tetapkan Pasangan Irna-Tanto Sebagai Bupati dan Wakil Bupati Terpilih Pada Pilkada Pandeglang 2020

Selanjutnya, gubernur membacakan Sumpah dan Janji Pelantikan Kepala Daerah yang kemudian diikuti Kepala Daerah yang dilantik. Dalam sambutan singkatnya Gubernur Banten kembali meminta Kepala Daerah untuk serius dalam menangani pandemi COVID-19 yang saat ini masih terjadi.

Sementara itu, Pasangan Bupati Serang Ratu Tatu Chasanah dan Pandji Tirtayasa usai dilantik Gubernur Banten Wahidin Halim, mengajak seluruh masyarakat Kabupaten Serang untuk kembali bersatu.

Menurut Tatu, dirinya bersama Panji Tirtayasa kini merupakan pasangan Bupati untuk masyarakat Kabupaten Serang secara keseluruhan, bukan hanya untuk orang-orang yang memilih dirinya saat Pilkada lalu.

“Perbedaan pada saat Pilkada sudah selesai, karena kami adalah pasangan bupati masyarakat Kabupaten Serang secara keseluruhan,” katanya.

Tatu menilai kebersamaan antara masyarakat Serang secara seluruhnya merupakan modal untuk melanjutkan pembangunan di Kabupaten Serang. “Untuk itu tidak ada lagi nomor 1 dan 2, tetapi semua adalah bersaudara,” kata Tatu.

Terkait amanat yang disampaikan Gubernur Banten dalam menangani pandemi COVID-19 dan pemulihan ekonomi dampak pandemi, Tatu menyampaikan harus segera menyelesaikan penanganan Pandemi COVID-19.

“Kami sama-sama melihat Pandemi COVID-19 sangat terdampak sekali terhadap sendi-sendi perekonomian, baik itu industri atau perusahaan skala besar menengah dan kecil,” katanya.

Karena itu, kata dia, yang harus diupayakan adalah membuat kebijakan-kebijakan untuk memulihkannya. “Untuk perusahaan kecil menengah, kami akan fokuskan membantu UMKM dalam permodalan serta pemasarannya,” kata Tatu.

Ungkapan yang sama juga disampaikan pasangan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Cilegon, Heldi Agustian dan Sanuji Pentamarta. Ia mengaku siap untuk menjalankan amanat yang disampaikan Gubernur Banten, Wahidin Halim, khususnya untuk Kota Cilegon terkait penanganan COVID-19, pemulihan ekonomi serta memberantas kemaksiatan.

“Ketiga permintaan itu mudah-mudahan 100 hari pertama akan kami rumuskan apa saja yang harus dilakukan nanti, selain memang tim transisi sudah merumuskannya,” katanya.(ANT/DIFA)