Gubernur Banten dan Kepala Daerah Se-Tangerang Raya Tetapkan KLB Wabah Corona

  • Whatsapp

KOTA TANGERANG, REDAKSI24.COM — Gubernur Banten Wahidin Halim bersama tiga kepala daerah se-Tangerang Raya menyepakati wabah Covid19 yang sudah masuk ke wilayah Banten terutama di wilayah Tangerang Raya sebagai Kejadian Luar Biasa (KLB). Penetapan KLB wabah corona ini diberlakukan sejak hari ini sampai dua minggu ke depan.

Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar mengatakan, dari hasil rapat bersama Gubernur Banten dan Forkopimda se-Tangerang raya telah disepakati mulai besok (Senin, 16/3/2020) seluruh kegiatan belajar mengajar baik itu SD SMP negeri maupun swasta termasuk pendidikan non formal, Paud, dan Taman Kanak-Kanak (TK) diliburkan selama dua minggu.

Bacaan Lainnya

Kata dia, hal itu dilakukan ntuk melihat perkembangan penyebaran virus covid-19 dan juga untuk meminimalisir penyebaran virus Covid-19 di wilayah Tangerang Raya.

“Kami sudah sepakat untuk membatasi kegiatan-kegiatan masyarakat karena kita lihat perhari ini pun pengumuman dari pemerintah pusat itu sudah 117 orang yang positif Covid19. Memang penyebarannya sangat masif tentu saja ini menjadi perhatian kita semua untuk melindungi masyarakat,” tutur Zaki usai rapat penetapan KLB wabah corona di Pendopo Bupati Tangerang, Minggu (15/3/2020).

Kendati begitu, ia menghimbau masyarakat agar tidak panik. Menurutnya, dalam situasi seperti sekarang aktifitas belajar di rumah cukup baik untuk keluarga, karena orang tua jadi bisa memantau aktifitas anaknya. “Kami juga menghimbau untuk tidak melakukan aktifitas sosial maupun olahraga keagamaan di luar yang mengundang orang banyak,” tegasnya.

BACA JUGA:

Gubernur Banten Tetapkan Corona sebagai Kejadian Luar Biasa

Penetapan KLB Virus Corona Oleh Pemprov Banten Merupakan Langkah Yang Tepat

Fraksi Demokrat DPRD Banten Dorong Gubernur Tetapkan Status KLB Virus Corona

Sementara itu, Gubernur Banten Wahidin Halim mengatakan, sebagai langkah antisipasi penyebaran wabah Corona Pemprov Banten akan meniadakan apel serta mengurangi aktifitas rapat termasuk rapat-rapat ke luar daerah.

“Sudah ada yang positif beberapa orang dan ini kita tangani dengan serius, kita menyikapinya hari ini, bersama seluruh kepala daerah se- Tangerang raya. Ini sudah darurat nasional besok kita rapat lagi di Banten,” tandasnya (Ricky/Aan)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.