Gubernur Banten: Daerah Sulit Sinyal Boleh Buka Kelas Tatap Muka

  • Whatsapp
KBM Tatap Muka

TANGERANG, REDAKSI24.COM– Gubernur Banten Wahidin Halim (WH) mengizinkan sekolah di daerah yang mengalami sulit sinyal dan kelas praktikum menyelenggarakan kegiatan belajar-mengajar (KBM)  kelas tatap muka secara terbatas.

Nantinya kelas tatap muka secara terbatas itu difasilitasi peralatan yang telah disediakan sekolah disertai  protokol kesehatan secara ketat yang harus dilaksankan.

Bacaan Lainnya

Saat ini, menurut gubernur,  Banten memang masih melaksanakan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB)) dalam rangka penanganan COVID-19 dan KBM dilaksankan melalui sistem dalam daring (online).

Sekolah diperkirakan masuk bertatap muka pada Desember 2020. “Saya tidak ingin ada klaster baru dan tetap waspada terhadap pandemi ini,” ujar WH di Tangerang, Senin (13/07/2020)

Kendati saat ini KBM dilaksanakan dengan daring, pihaknya  mengizinkan sekolah di daerah yang mengalami sulit sinyal dan kelas praktikum melakukan kelas tatap muka secara terbatas dengan difasilitasi peralatan yang telah disediakan sekolah.

Syaratnya, lanjut mantan Wali Kota Tangerang ini,  harus melaksanakan protokol kesehatan secara ketat dengan acuan  kalender pendidikan untuk Tahun Ajaran 2020-2021 yang dimulai pada Senin (13/07).

Gubernur usai mengadakan  pertemuan dengan para kepala sekolah negeri di Tangerang juga menjelaskan, sekolah secara terbatas boleh menggunakan dana BOSDA (Bantuan Operasional Sekolah) Daerah dari anggaran APBD Provinsi Banten untuk penyediaan pulsa atau pembelian kuota internet bagi para siswa. “Jangan jadi beban baru buat para orang tua,”ucapnya.

Sedangkan  untuk kelas praktikum yang dilaksanakan kejuruan SMK, gubernur memberikan izin secara terbatas dengan cara shift atau bergantian agar tetap memperhatikan social distancing, melaksanakan protokol kesehatan, menggunakan masker dan penyediaan tempat cuci tangan.( Mulyana/Ant/Jaya)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.