Geruduk Kantor Dinas Koperasi Kabupaten Tangerang, UMKM Dibubarkan

  • Whatsapp
Ilustrasi kantor Pusat Pemeritah Kabupaten Tangerang.

KABUPATEN TANGERANG, REDAKSI24.COM — Ratusan pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Kabupaten Tangerang,  Banten, menggeruduk kantor Dinas Koperasi yang berada di Gedung Usaha Daerah (GUD) kawasan Puspem Tigaraksa, Selasa (20/10/2020).

Mereka datang untuk mendaftar Bantuan Presiden Produktif Usaha Mikro (BPUM) atau BLT UMKM kepada pelaku usaha mikro untuk menjalankan usahanya di tengah krisis akibat pandemi Covid-19 senilai Rp2,4 juta.

Bacaan Lainnya

Sayangnya, karena terlalu banyak pelaku UMKM yang datang menimbulkan kerumunan sehingga protokol kesehatan terabaikan. Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Tangerang, Mochamad Maesyal Rasyid, akhirnya turun tangan untuk membubarkan massa untuk mengantisipasi penyebaran Covid-19. 

Rudi Maesyal, sapaan akrab Sekda menuturkan, program BPUM merupakan dana hibah, bukan dana pinjaman atau kredit. Kata dia, dalam penyalurannya pun para penerima BLT UMKM tidak dikenakan biaya apapun.  

BACA JUGA: Siap-siap, Puluhan Ribu UMKM di Kota Tangerang Bakal Dapat Bantuan Covid-19

“Untuk memudahkan pelayanan pendataan BPUM Pemerintah Kabupaten Tangerang sudah menyiapkan pelayanan pendaftaran online agar masyarakat walaupun di rumah dapat mendaftarkan usahanya tidak perlu datang ke Dinas Koperasi,” terang Sekda Rudi Maesyal saat membubarkan kerumunan massa. 

Dan Pemkab Tangerang, tambahnya, sudah menyiapkan Pendaftaran Online secara mudah, melalui Link http://tiny.cc/yl20tz agar pelaku UMKM tidak usah repot-repot datang ke Kantor Dinas.

Kata dia, di masa pandemi ini seluruh masyarakat wajib mematuhi protokol kesehatan. Oleh karenanya pendaftaran secara online yang disiapkan Pemkab Tangerang menjadi alternatif yang mudah sehingga tidak ada lagi kerumunan di gedung perkantoran. 

“Kami harapkan masyarakat memahami kondisi saat ini, pandemi belum berakhir untuk itu silahkan mengakses dengan mudah dan praktis,” tegasnya

Ia menambahkan, penyebab terjadinya kerumunan dikarenakan program BPUM terus mendapat respon dari para pelaku UMKM di Kabupaten Tangerang. Menurutnya, saat ini banyak warga masih belum paham soal pendaftaran program tersebut sehingga mereka mendatangi kantor Dinas Koperasi. 

BACA JUGA: Serikat UMKM Nusantara Dideklarasikan di Tangerang

Sementara, Kepala dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kabupaten Tangerang, Nurul Hayati, mengungkapkan jika sudah banyak para pelaku UMKM yang masuk dan mendaftar secara online. Kata dia, saat ini sudah ada sekitar 600 UMKM yang mendaftar. 

“Sekali lagi masyarakat dapat mendaftar langsung ke http:tiny.cc/yl20tz agar secara online memudahkan masyarakat, dan nantinya kita verifikasi dan diserahkan pemerintah ke pusat” pungkasnya (Ricky/Aan)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.