Genderang Perang Pilkada Tangsel Sudah Mulai, Balon Wali Kota/Wakil Wali Kota Saling Intip

  • Whatsapp
Bawaslu
Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Tangsel, Muhamad Acep,

KOTA TANGSEL, REDAKSI24.COM – Kontestasi Pemilihan Wali Kota/ Wakil Wali Kota Tangerang Selatan (Pilwalkot) 2020 semakin semarak. Sejumlah nama bakal calon lengkap dengan pasanganya sudah menjadi isu nasional. 

Bahkan perebutan kekuasaan menjadi orang nomor satu dan dua di Kota Tangsel tersebut diperkirakan akan sengit lantaran di pertarungan politik itu muncul dua nama Balon Wakil Wali Kota Tangsel saat ini Benyamin Davnie dan Sekda Tangsel Muhammad.

Bacaan Lainnya

Status mereka yang saat ini masih aktif sebagai pejabat di lingkungan Pemerintahan Kota Tangsel, tidak lepas dari sorotan publik. Tim sukses dari kedua Balon tersebut juga sudah saling intip.

Akibatnya,baru-baru ini, beredar video sebuah mobil berplat nomor B 1552 RFO yang diduga  merupakan mobil dinas Sekda Muhammad, digunakan menghadiri deklarasi di kediaman Ketua Partai Gerindra, Prabowo Subianto di Jalan Kertanegara, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan (Jaksel), Senin (20/7/2020).

BACA JUGA: Jelang Pilkada Tangsel, Pelanggaran Pemasangan Atribut Balon Marak

Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Tangsel, Muhamad Acep juga turut membicarakan masalah tersebut. ” Ya, sayapun mendapat  kiriman video terkait hal tersebut dari teman-teman media yang menunjukkan mobil berplat B 1552 RFO yang diduga milik Pak Sekda Muhamad. Tetapi Pak Muhamad tidak terlihat turun dari mobil tersebut dan tidak menunjukkan suasana lokasi sedang dimana,” kata Acep saat ditemui di Bukit Pelayangan Cilenggang, Serpong, Kamis (23/7/2020).

Meski begitu, iata Acep, dirinya sudah berusaha menindaklanjuti informasi tersebut dengan mengkonfirmasi kepada Pak Sekda melalui telepon. “Kemarin sudah saya telepon Pak Muhamad, apakah sudah izin dengan pimpinan saat menggunakan mobil dinas pada deklarasi. Pengakuannya, beliau saat datang ke tempat deklarasi menumpang mobil Bu Alin Ketua DPC Partai Gerindra. Begitu keterangan dari Pak Muhamad,” ungkap Acep.

BACA JUGA: Bawaslu RI Sebut Pelaksanaan Pilkada Tangsel di Tengah Covid-19 Berpeluang Besar Terjadinya Politik Uang

Acep juga menegaskan pada Pak Muhamad dan bakal calon lainnya, agar  tidak menggunakan kendaraan dinas untuk kepentingan deklarasi ataupun Pilkada 2020. Pasalya, kata dia penggunaan mobil dinas pada kegiatan tersebut, adalah pelanggaran kode etik yang sudah diatur dalam ketentuan Pilkada. (Yusup/Aan).

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.