Gempa Tsunami Ancam Kelestarian Badak di Ujung Kulon

  • Whatsapp
Bupati Pandeglang, Banten, Irna Narulita mengajak warga sekitar TNUK melestarikan badak cula satu.

REDAKSI24.COM – Bupati Pandeglang, Banten, Irna Narulita mengajak warga yang tinggal di sekitar penyangga kawasan Taman Nasional Ujung Kulon (TNUK) untuk menjaga kelestarian habitat badak cula satu. Sebab, menurut Irna, badak merupakan satwa dilindungi yang populasinya mulai punah.

“Mari jaga badak Jawa cula satu, karena melestarikan badak jawa jadi tanggung jawab bersama, bukan hanya pemerintah,” ungkap Irna pada Rapat Koordinasi Strategi Rencana Aksi Konservasi Badak Jawa 2019-2029 di Pendopo Pandeglang, Senin (12/8/2019)

Bacaan Lainnya

Menurutnya, masyarakat juga punya peran dalam menjaga hewan langka yang dilindungi tersebut. “Perlu dukungan masyarakat sehingga bisa bersama menjaga kelangsungan hidup badak cula satu, agar tidak mengalami kepunahan. TNUK adalah aset penting bagi dunia bukan hanya Pandeglang semata,” ujarnya.

BACA JUGA:

. Tak Punya Rumah, Kakek di Pandeglang 2 Tahun Tinggal di Gubuk

. Wah, Kasus Stunting Pandeglang Tertinggi di Banten

. 4 Tahun Terbengkalai, Bupati Pandeglang Janji Fungsikan Shelter Tsunami

Sementara, Kasubdit Pengawetan Jenis Direktorat Jendral KKH, Sri Mulyani mengatakan,  upaya konservasi pada dasarnya sudah banyak dilakukan, salah satunya menjadikan badak jawa masuk dalam kategori satwa yang dilindungi.

“Satwa ini  terancam punah, dan tidak diperbolehkan diperdagangkan. Populasi badak jawa  saat ini hanya 68 individu, ini menunjukan sangat besar potensi kepunahan, walaupun tahun 2018 ada kelahiran 4 anak,” tuturnya.

Ia menambahkan, ada beberapa faktor yang mengakibatkan kepunahan diantaranya, adanya gempa bumi, terjadinya tsunami,  kegiatan ilegal, perburuan, dan adanya penyakit hewan.

“Beberapa faktor tadi menjadi ancaman kepunahan bagi badak jawa. Ancaman tadi perlu diantisipasi untuk 10 tahun mendatang,” tambahnya.(Samsul/Difa)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.