Gelombang Ketiga COVID-19 Pemkot Tangerang Akan Terapkan WFH Kembali

oleh -
Wali Kota Tangerang, Arief R Wismansyah- (Ist).

KOTA TANGERANG, REDAKSI24.COM –Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang memprediksi gelombang ketiga virus COVID-19 varian Omicron akan terjadi pada akhir Januari 2022 nanti, dan untuk mengantisipasi hal tersebut aktivitas kegiatan masyarakat akan kembali diperketat.

Pemkot Tangerang juga berencana untuk mengeluarkan kebijakan Work From Home (WFH) di perkantoran sebesar 50 persen. Tidak hanya itu, masyarakat di kota tersebut juga diminta untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap virus COVID-19 dan varian lainnya.

Wali Kota Tangerang, Arief R Wismansyah mengatakan kenaikan kasus COVID-19 di Jawa-Bali, dan episentrumnya di Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang dan Bekasi (Jabodetabek). Kota Tangerang sendiri tengah diawasi oleh TNI-Polri terkait kenaikan kasus COVID-19, dan rencananya Pemkot Tangerang menggencarkan operasi aman bersama TNI-Polri.

“Kita berharap masyarakat bisa memahami adanya kemungkinan gelombang ketiga di akhir Januari ini, yang harus kita sikapi dengan meningkatkan kewaspadaan dengan prokes (protokol kesehatan) yang lebih ketat lagi,” ujarnya, Jumat (21/1/2022).

BACA JUGA: Untuk Menekan Jumlah Covid-19 Yang Meningkat, Begini Langkah Pemkot Tangerang

Arief menjelaskan pihaknya menunggu arahan pemerintah pusat (pempus) terkait dengan arahan Presiden Joko Widodo, tentang penerapan WFH kembali yang bertujuan menekan mobilisasi masyarakat. 

“Rencananya kita sosialisasikan kegiatan kantor-kantor dibatasi 50 persen dan tempat keramaian akan kita kendalikan, ada yang akan ditutup sementara,” jelasnya.

Arief mengaku vaksinasi booster yang tengah dijalankan juga akan digenjot pihaknya, apalagi Dinas Kesehatan (Dinkes) setempat juga menggencarkan vaksinasi door to door untuk membantu warga lanjut usia (lansia).

“Yang mau booster bisa hubungi Puskesmas terdekat, dan pemkot pagi tadi dengan Muspida (Musyawarah Pimpinan Daerah) berkoordinasi seluruh faskes (fasilitas kesehatan). Tujuannya untuk persiapan lonjakan COVID-19 di Kota Tangerang, dan alhamdulillah mereka semua  sudah siagakan rumah sakit. Semoga tidak ada yang sakit, kita berharap masyarakat disiplin dalam prokes,” ungkapnya.

Arief menambahkan seluruh masukan atau saran dari Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) sudah dikantonginya, sebelum mengeluarkan kebijakan untuk menekan penyebaran COVID-19 dan variannya.

“Tadi masukan sudah ditampung dan sudah rumuskan, dalam waktu dekat kita rilis surat edaran untuk masyarakat,” pungkasnya. (Candra/Aan).

No More Posts Available.

No more pages to load.