Gelar Webinar Nasional Pendidikan, Uninus Bandung Bahas Pembelajaran Saat Pandemi

oleh -
Gelar Webinar Nasional Pendidikan, Uninus Bandung Bahas Pembelajaran Saat Pandemi 
Webinar Pendidikan Nasional yang digelar mahasiswa Pascasarjana Uninus Bandung/Ist.

TANGERANG,REDAKSI24.COM–Pelaksanaan pembelajaran dari waktu ke waktu mengalami beragam dinamika. Salah satunya adalah pembelajaran pada masa pandemi COVID-19 mulai dari tingkat perguruan tinggi, menengah sampai dasar.

Hal ini lah yang mendasari Mahasiswa Program Doktor Perguruan Tinggi, Kampus Universitas Islam Nusantara (Uninus) Bandung Angkatan 2019 melaksanakan Webinar Nasional Pendidikan yang digelar pada Sabtu, (3/7/2021) kemarin. Acara yang dipandu Master Ceremonial oleh Noerlina Anggraeni, S.Sos., M.Pd dan Susilawati, M.Pd berlokasi di hotel Santika Bintaro Panitia Webinar Nasional Pendidikan menyelenggarakan Kegiatan Webinar Nasional Pendidikan yang bertemakan “Problematika dan Solusi Pendidikan di Indonesia  dan diikuti 517 peserta dari berbagai daerah se-Indonesia dan perwakilan luar negeri.

Narasumber Webinar Pendidikan Nasional Tahun 2021 ini adalah Para akademisi dari berbagai latar belakang pendidikan dan dosen di kampus antara lain Drs. Sri Satata, MM., Dra. Hj. Hadijah Muksin, MM., Ir. Makmur, M.Eng., dengan para pembahas dari berbagai pakar di bidang keilmuan masing-masing diantaranya Drs. H. Muhammmad Takdir, MM., Lucia Madungtyas, ST., MM.,CHRA.,CPHCM.,CT.,CHt.,Ched., Bagaskoro, S.Kom., MM. yang dipimpin oleh seorang Moderator Raden Roro Vemmi Kesuma Dewi, M.Pd. 

BACA JUGA: Presiden Jokowi: Pandemi Jadi Koreksi Total Sistem Pendidikan Indonesia

Dalam laporannya Ketua Panitia Drs. Fikron Al Chair, M.Pd menyampaikan pendidikan di Indonesia memiliki masalah yan sangat panjang salh satunya adalah daya saing pendidikan yang sangat rendah.

“Di 10 negara di Asia Tenggara saja, Indonesia hanya berada di peringkat ke 7 dengan skor 38,61 dengan nilai talenta pendidikan hanya 0,622,” ujar Fikron.

BACA JUGA: Pendidikan Karakter Anak Di Masa Pandemi, Orang Tua VS Pendidikan Online

Untuk mengatasi hal tersebut lanjut Fikron, Indonesia harus memperbaiki masalah pada minimnya literasi, numerik dan survei lingkungan yang membuat asesmen kompetensi minimum yang rendah.

“Mudah-mudahan melalui webinar ini sedikit bisa memberikan solusi atas permasalahan yang terjadi di pendidikan Indonesia,” ujarnya.

BACA JUGA: Transformasi Pendidikan Indonesia, Kemendikbud  Enam Episode Merdeka Belajar

Dalam acara tersebut  Dr. H. Waska Warta, MM, yang menjadi keynote speaker menyampaikan webinar ini menjadi pembelajaran yang bagus untuk para pembelajar baik tingkat akademisi maupun masyarakat umum karena problematika dan solusi pendidikan bukan hanya tanggung jawab pemerintah saja namun semua harus memiliki kontribusi terhadap pendidikan dan permasalahannya.

Rektor Uninus Prof. Dr. H. Engkus Kuswarno, M.Si dalam sambutannya sekaligus membuka webinar ini dengan resmi memberikan apresiasi yang tinggi terhadap para mahasiswa Program Pascasarjana Program Doktor Uninus Bandung dalam menjunjung tinggi dan mengimplementasikan Tri Dharma Perguruan Tinggi.

Selain itu Engkus mengatakan kegiatan webinar pendidikan ini sesuai dengan misi Uninus Bandung yang salah satunya adalah menyelenggarakan pendidikan dan pengajaran untuk menghasilkan sumber daya manusia yang memiliki kompetensi akademik serta integritas pribadi sebagai cendekiawan muslim,Menyelenggarakan penelitian dan pengkajian untuk mengembangkan ilmu pengetahuan, teknologi, seni, dan budaya berdasarkan nilai – nilai keislaman yang relevan dengan kebutuhan masyarakat; Menyelenggarakan pengabdian pada masyarakat dengan memanfaatkan ilmu pengetahuan, teknologi, seni dan budaya dengan berdasarkan nilai – nilai islam; Menyelenggarakan tata kelola perguruan tinggi yang menjamin peningkatan kualitas berkelanjutan berdasarkan prinsip – prinsip otonom, kredibel, akuntabel dan transparan, serta ; Mengembangkan kerjasama dan kemitraan dengan berbagai pihak di dalam dan diluar negeri berdasarkan prinsip – prinsip kesetaraan.

“Seminar dan riset bagian dari tugas mahasiswa untuk merubah dan memperbaiki pendidikan di masa depan. Merdeka belajar mengedepankan teknologi menjadi sangat penting,” ujar Rektor

Dalam webinar ini peserta sangat antusias menyimak paparan dari narasumber  hal tersebut terlihat dari banyak pertanyaan di kolom chat salah satunya pertanyaan yang disampaikan Nyai Santi Guru SDN Rawakidang dari Kabupaten Tangerang yang menanyakan kondisi guru di Australia tidak disibukkan dengan tugas administrasi sehingga mereka ada waktu untuk mendidik siswa. sedangkan di Indonesia guru SD disibukkan dgn berbagai tugas administrasi. sehingga tdk ada waktu untuk mendidik, hanya bisa mengajar oleh karenanya kondisi guru tidak lepas dari kebijakan pemerintah terhadap guru dalam pembelajaran.

Dari sekian banyaknya penanya Panitia memilih 15 orang penanya secara acak dengan diberikan doorprize masing – masing 1 (satu) buah buku dari para narasumber dan penulis dari mahasiswa Uninus Bandung diantara mereka adalah Ade marfuddin, Nyai Santi, Dedi Supriyadi, Lastri Widiastuti, Jentot Tugiyono, Nenden, Riene Susislowati, Winaria Lubis, Aktris Nuryati, Mardianah, Zulfina Farah Akmalia, Dadi Waras Suhardjono, Dadang Somantri, Supriyanto, M Irfan. 

“Para penanya tersebut dapat menghubungi Humas Panitia Webinar Sdr. Nanang Chaeroni untuk konfirmasi alamat pengiriman buku,” ujar panitia. (Hendra) 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

No More Posts Available.

No more pages to load.