Gelar Musrembang Secara Virtual, Tahun Depan, Pemkot Cilegon Maksimalkan Balai Latihan Kerja

  • Whatsapp
Musrenbang
Wali Kota Cilegon, Edi Ariadi memimpin Musrenbang yang digelar secara virtual.

CILEGON, REDAKSI24.COM – Pemerintah Kota Cilegon menggelar Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) tahun 2021 yang dilakukan dengan metode virtual meeting di Aula Bappeda Kota Cilegon, Selasa (7/4/2020).

Wali Kota Cilegon, Edi Ariadi mengatakan, Musrenbang tahun ini berbeda dari tahun sebelumnya yaitu dengan metode virtual meeting. Cara tersebut dilakukan dalam upaya pencegahan terhadap penyebaran Corona virus disease atau Covid-19.

Bacaan Lainnya

“Saya juga mengajak seluruh stakeholder untuk bersama berdoa agar wabah virus Covid-19 segera berakhir,” kata Edi Ariadi.

Ia juga mengatakan, Covid-19 berdampak pada kondisi perekonomian baik pusat maupun daerah. Menurutnya, wabah virus Covid-19 berdampak terhadap penurunan bagi hasil pajak daerah dan juga pada sektor perdagangan dan jasa.

“Aangat berdampak terhadap PAD (Pendapatan Asli Daerah), dan itu akan berdampak pada anggaran kedepan,” tuturnya.

Ia juga mengajak kepada seluruh stake holder untuk menyikapi keterlambatan ekonomi ini dengan optimis. Sikap optimis dapat terlihat dari komposisi belanja yang didominasi belanja modal terkait dengan infrastruktur baik pada level lokal dan level kota serta peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM).

“Ini menunjukkan Kota Cilegon selalu berpikir positif terhadap krisis yang terjadi saat ini dengan seluruh doa dan usaha yang kita lakukan, meningkatkan sinergi baik tingkat pusat, provinsi dan daerah,” tegasnya.

BACA JUGA:

. 1 PDP Meninggal, 2 Sembuh, ODP di Kota Cilegon Kian Berkurang

. Kaki Mr X Putus Diseruduk Sedan di Depan Ramayana Cilegon  

. Tak Mau Bahas Pilkada, Iye Ajak Warga Kota Cilegon Basmi Virus Corona

Sementara itu, Sekretaris Daerah Kota Cilegon, Sari Suryati mengatakan, untuk tahun 2021 pemerintah akan menguatkan sektor ketenagakerjaan dengan memaksimalkan program Balai Latihan Kerja (BLK).

“Pengangguran merupakan masalah utama, maka dari itu, kami akan memaksimalkan program BLK dari tingkat dasar hingga profesional, yang dapat menjawab tantangan ketenagakerjaan, bahkan menciptakan lapangan pekerjaan untuk mengurangi angka pengangguran di Kota Cilegon,” katanya.

Selain itu, Kepala Bidang Sospem Bappeda Provinsi Banten, Nur Metia mengatakan, Kota Cilegon sudah melakukan program yang baik dalam menangani angka kemiskinan. Tingkat kemiskinan di Kota Cilegon, kata dia, lebih rendah dibanding kabupaten/kota lain di Provinsi Banten.

“Itu prestasi yang bagus dari Pemerintah Kota Cilegon dalam menangani angka kemiskinan,” tegasnya.(Firasat/Difa)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.