Gawat, Deman Berdarah Dengue Mewabah di Kabupaten Tangerang

oleh -
Gawat, Deman Berdarah Dengue Mewabah di Kabupaten Tangerang
Dari data Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Tangerang, sepanjang Januari hingga Juni 2022, tercatat telah terjadi sebanyak 661 kasus DBD.

KABUPATEN TANGERANG, REDAKSI24.COM – Penyakit demam berdarah dengue (DBD) belakangan ini mulai mewabah di Kabupaten Tangerang, Banten. Kasusnya bahkan melonjak dua kali lipat dari tahun 2021.

Dari data Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Tangerang, sepanjang Januari hingga Juni 2022, tercatat telah terjadi sebanyak 661 kasus DBD. Angkanya meningkat dari 2021 sebanyak 671 kasus dalam setahun.

“Artinya dalam waktu setengah tahun ini ada kenaikan dua lipat dibanding tahun sebelumnya,” ujar Kepala Bidang (Kabid) Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinkes Kabupaten Tangerang, dr Sumihar Sihaloho kepada wartawan, Rabu (15/6/2022).

Dikatakan dr Sumihar, terjadinya peningkatan kasus itu karena faktor hujan yang terus melanda. Ditambah lagi bencana banjir yang kerap terjadi di beberapa kecamatan Kabupaten Tangerang.

“Sementara untuk CFR (Case Fatality Rate) atau Angka Kematian tahun 2021 hanya mencapai 0,4 persen. Sedangkan pada pertengahan tahun ini mencapai 0,41 persen,” ungkapnya.

BACA JUGA: Ratusan Ribu Warga Kabupaten Tangerang Menganggur

Sumihar mengungkap, kasus DBD akibat gigitan nyamuk Aedes Aegypti telah menjangkit segala usia, mulai anak-anak hingga lanjut usia (Lansia).

Adapun kasus DBD di Kabupaten Tangerang paling banyak ditemukan di lima kecamatan, diantaranya Kelapa Dua, Curug, Balaraja, Pagedangan dan Kecamatan Legok. “Usia paling banyak terkena kasus DBD dari usia 15 sampai 44 tahun,” tuturnya.

Sumihar menghimbau masyarakat agar memperhatikan kebersihan lingkungan, seperti menutup tempat penampungan air yang bisa menjadi perkembangan jentik nyamuk dan selalu menerapkan gerakan 3M plus yakni menguras, menutup serta mengubur.

“Untuk mencegah kasus DBD warga harus rajin memeriksa jentik nyamuk di rumah masing-masing,” imbaunya.(Deri/Difa)