Gara-Gara Hal Ini ASN Pandeglang Dilarang Tugas Keluar Daerah

  • Whatsapp
Pandemi Covid-19, ASN, BKD Pandeglang, dinas, luar daerah
Kepala BKD Pandeglang, Ali Fahmi Sumanta.

KABUPATEN PANDEGLANG, REDAKSI24.COM – Pandemi Covid-19 di Kabupaten Pandeglang belum berakhir. Untuk itu, Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemkab Pandeglang belum diperbolehkan untuk bepergian atau perjalanan dinas keluar daerah. Larangan itu dalam upaya mencegah penyebaran Covid-19.

Kepala Badan Kepegawaian dan Diklat (BKD) Kabupaten Pandeglang, Ali Fahmi Sumanta mengatakan, pihaknya telah mengeluarkan Surat Edaran (SE) Bupati Pandeglang, tentang peepanjangan sistem kerja ASN dalam tatanan new Nornal. Pihaknya menekankan agar para ASN untuk koordinasi apapun melalui virtual.

Bacaan Lainnya

“Dalam memperhatikan status penyebaran covid-19 di Pandeglang, dan untuk mengendalikan dan mengurangi resiko klaster baru Covid-19, maka kami memperpanjang sistem kerja ASN terhitung sejak 16 Nopember hingga 18 Desember 2020,” ungkapnya, Minggu (15/11/2020).

Dalam SE itu, tambah Ali, para Kepala organisasi perangkat daerah (OPD) dan Pejabat Penilai Sasaran Kinerja Pegawai (SKP), agar dapat memastikan para bawahannya untuk mengisi kegiatan harian dan bulanan melalui virtual.

BACA JUGA: Dilantik, Ribuan Pengawas TPS Pilkada Pandeglang Resmi Bertugas

“Bagi yang melaksanakan WFH diwajibkan melaksanakan kerjaanya lewat teknologi, seperti melalui email, WhatsApp, zoom dan aplikasi lainnya. Namun para Kepala OPD-nya juga harus tetap memonitoring,” katanya.

Meski masih diberlakukannya WFH, namun Ali memastikan pelayanan terhadap masyarakat berjalan maksimal. Sebab sudah ada pembagian tugasnya masing-masing. Selain itu juga, sudah disiapkan fasilitas protokol kesehatan di masing-masing OPD.

“Sudah diwajibkan juga bagi masyarakat menggunakan masker dan menjaga jarak ketika berkunjung ke kantor dinas tertentu,” ujarnya.

Sekretaris BKD Pandeglang, Masitoh menambahkan, selain WFH, semua ASN juga tidak diperbolehkan melakukan perjalanan dinas ke luar daerah. Karena khawatir terjadi klaster baru Covid-19.

Ditambahkannya, bagi ASN yang menjalankan tugas di kantor, agar tetap menerapkan protokol kesehatan untuk menekan penyebaran Covid-19. “Karena pandemi Covid-19 belum berakhir,” tandasnya. (Samsul Fathoni/Difa)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.