Gak Malu Korupsi Mulu! KPK Tetapkan Gubernur Sulsel Tersangka

oleh -
KPK,Gubernur Sulsel,Nurdin Abdullah,Tetapkan Tersangka,Korupsi,gak malu,Pemprov Sulawesi Selatan
KPK menetapkan Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah tersangka korupsi. (Antara)

JAKARTA, REDAKSI24.COM–Pejabat di negeri ini seolah tidak ada malunya terus saja korupsi uang rakyat, padahal Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah bayak menjebloskan para pejabat korup ke dalam bui.

Giliran Gubernur Sulawesi Selatan Nurdin Abdullah dicokok KPK dan ditetapkan sebagai tersangka, lantaran diduga menerima suap dan gratifikasi terkait pengadaan barang dan jasa, perizinan dan pembangunan infrastruktur di lingkungan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan (Pemprov Sulsel) Tahun Anggaran 2020-2021.

KPK menetapkan tiga tersangka dalam kasus itu, yaitu sebagai penerima masing-masing Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah (NA) dan Edy Rahmat (ER) selaku Sekretaris Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Provinsi Sulsel atau orang kepercayaan Nurdin Abdullah.

Sementara sebagai tersangka pemberi, yakni Agung Sucipto (AS) selaku kontraktor.

“Berdasarkan keterangan para saksi dan bukti yang cukup maka, KPK menetapkan tiga orang tersangka. Sebagai penerima NA dan ER, sebagai pemberi AS,” kata Ketua KPK Firli Bahuri saat jumpa pers di Gedung KPK, Jakarta, Minggu (28/2/2021) dini hari.

Adapun tersangka Nurdin dan Edy disangkakan melanggar Pasal 12 huruf a atau Pasal 12 huruf b atau Pasal 11 dan Pasal 12B Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 jo Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP.

Sementara sebagai pemberi, tersangka Agung disangkakan melanggar Pasal 5 ayat (1) huruf a atau Pasal 5 ayat (1) huruf b atau Pasal 13 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 jo Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP.

Diketahui, Komisi Pemberantasan Korupsi pada Jumat (26/2) malam, menangkap Gubernur Sulawesi Selatan Nurdin Abdullah, terkait dugaan kasus tindak pidana korupsi.

“Benar, Jumat (26/2) tengah malam, KPK melakukan tangkap tangan terhadap kepala daerah di Sulawesi Selatan terkait dugaan tindak pidana korupsi,” kata Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri, Sabtu (27/2/2021). (Benardy Ferdiansyah/Ant/ejp)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.