Fraksi-Fraksi DPRD Banten Pertanyakan Penurunan Pendapatan Daerah

  • Whatsapp
Pemprov Banten menyampaikan nota Raperda APBD 2020 kepada DPRD.

REDAKSI24.COM – Sejumlah fraksi di DPRD meminta Gubernur Banten untuk menjelaskan usulan penurunan pendapatan daerah pada Raperda Perubahan APBD 2019 sebesar Rp161,77 miliar dari Rp11,83 triliun menjadi Rp11,67 triliun dalam rapat paripurna pandangan fraksi, Kamis (15/8/2019).

Juru bicara Fraksi PDI Perjuangan, Murtawisata mengatakan, tidak tercapainya target pendapatan daerah menunjukan lemahnya kinerja aparatur pemerintah daerah. “Padahal pajak kendaraan bermotor sudah dinaikan,” katanya.

Bacaan Lainnya

Ia menolak alasan Gubernur Banten yang mengatakan penurunan pendapatan daerah akibat menurunnya Laju Pertumbuhan Ekonomi (LPE) Banten dan nasional, sehingga berpengaruh terhafap menurunnya daya beli masyarakat terhadap daya beli masyatakat atas kendaraan baru.

“Dimana peran APBD Banten sebagai stimulus pembangunan Banten, sejauhmana pengaruh tingginya SILPA tahun 2018 terhadap LPE Banten,” tanyanya.

BACA JUGA:

. Gubernur Banten Minta Target Belanja Daerah Ditambah

. Belanja Pegawai Pemprov Banten Capai Rp2,50 Triliun

. Pemprov Minta Dewan Tambah Modal Bank Banten Rp175 Miliar

Juru Bicara Fraksi Golkar, Desi Yusandi mengibaratkan seperti pepatah lebih besar pasak daripada tiang atas menurunnya pendapatan daerah dibanding dengan rencana belanja yang diusulkan meningkat.

“Pendapatan daerah mengalami penurunan sementara belanja mengalami kenaikan, ini mengingatkan kita dalam pribahasa “lebih besar pasak daripada tiang”, kenapa hal ini bisa terjadi,” tanyanya.

Pertanyaan serupa disampaikan Fraksi Amanat PPP dan Fraksi PKB, mereka meminta Gubernur Banten menjelaskan kenapa sektor pendapatan daerah mengalami penurunan.

“Kami mohon saudara Gubernur Banten menjelaskan mengapa terjadi penurunan pendapatan daerah dan apa yang menjadi penyebab menurunnya laju pertumbuhan ekonomi Banten,” kata juru bicara Fraksi Amanat PPP, Iskandar. (Luthfi/Difa)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.