Founder and Chairman MarkPlus: Apresiasi Adaptasi BUMN dan BUMD Dalam Menghadapi Pandemi COVID-19

oleh -
Founder and Chairman MarkPlus: Apresiasi Adaptasi BUMN dan BUMD Dalam Menghadapi Pandemi COVID-19
Founder and Chairman MarkPlus Hermawan Kertaraharja/Hendra.

JAKARTA,REDAKSI24.COM–Founder and Chairman MarkPlus Hermawan Kertaraharja mengaku sangat mengapresiasi adaptasi BUMN dan BUMD dalam menghadapi pandemi COVID-19. Menurut Hermawan adanya pandemi COVID-19 ini telah memaksa kreativitas, inovasi, entrepreneurship dan leadership yang dilakukan BUMN dan anak BUMN serta beberapa BUMD. 

“Ternyata BUMN kita yang direksi millennial nya masih sedikit, cepat beradaptasi melakukan perubahan sesuai dengan tuntutan zaman. COVID-19 yang memaksa akselerasi transformasi digital juga dilakukan BUMN. Dari akselerasi percepatan transformasi digital, banyak BUMN yang bukan hanya sekedar melihat sinar di ujung terowongan yang gelap yang panjang tapi juga meminjam istilah guru besar emeritus Harvard Business School dan penulis buku Leading Chang, John P Kotter, menemukan small wins atau semacam keberhasilan kecil,” papar Hermawan.

Menurut Hermawan kreativitas, inovasi, entrepreneurship dan leadership yang dilakukan BUMN dan anak BUMN serta beberapa BUMD di masa pandemi COVID-19 saat ini tak sekedar menjalankan trend umum seperti work from home. Tetapi perusahaan-perusahaan tersebut telah melakukan percepatan transformasi digital agar mereka bukan hanya sekedar survive tapi bagaimana cara memberikan produk dan layanan yang lebih baik sesuai dengan tuntutan zaman terbaru. 

BACA JUGA: Sinkronisasi Ultra Mikro dengan Permodalan, Ananta Wahana Pertemukan Ratusan Pelaku UMKM dengan 3 BUMN

“Ada yang langsung berdampak pada penjualan, tapi ada juga yang dampaknya pada perbaikan layanan,” jelasnya.

BACA JUGA: BRIncubator Goes To KUBE, Upaya BRI Dorong Pelaku UMKM Melek Digital

Menurut Hermawan, para juri yang berasal dari luar BUMN, anak BUMN dan BUMD dalam Jakarta Marketing Week 2021 telah dibuat kagum dengan berbagai inisiatif transformasi digital yang dilakukan. 

BACA JUGA: Pempov Banten Kembali Suntik Modal BUMD Agribisnis Rp20 Miliar

“Ternyata, meski luput banyak perhatian, banyak BUMN, anak BUMN dan BUMD yang mencoba menjaga relevansi usaha mereka di masa depan dengan melakukan transformasi bisnis dan berbasis digital. Itu bukan hanya dilakukan oleh BUMN, anak BUMN dan BUMD yang bidang bisnisnya dekat dengan digitalisasi, maupun yang dianggap jauh dari digitalisasi,” pungkasnya. 

Untuk diketahui Jakarta Marketing Week 2021 tahun ini merupakan penyelenggaraan ke-19 sejak diresmikan Gubernur DKI Joko Widodo di tahun 2013, adalah salah satu forum untuk tukar pengetahuan dan pengalaman. Jakarta Marketing Week 2021 yang secara resmi dibuka Gubernur DKI Anies Baswedan, menjadikan hari penyelenggaraan yang pertama sebagai BUMN Day, alias sebagai sarana tukar pengetahuan dan pengalaman BUMN dan anak BUMN. (Hendra)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

No More Posts Available.

No more pages to load.