Final Refocusing, Dana Penanggulangan Covid-19 Pandeglang Rp135 Miliar

  • Whatsapp
Anggaran Covid-19 Pandeglang
Ilustrasi - Refocusing anggaran untuk penanganan covid-19.

PANDEGLANG, REDAKSI24.COM – Pemkab Pandeglang, Banten telah melakukan refocusing anggaran hingga tiga kali baru dinyatakan final. Alasan karena adanya beberapa kali perubahan kebijakan dari pemerintah pusat.

Besaran dana hasil refocusing anggaran, mencapai pada angka sekitar Rp135 miliar. Anggaran sebanyak itu khusus diperuntukan bagi penanggulangan pandemi covid-19 di daerah yang berjuluk kota badak tersebut.

Bacaan Lainnya

Sekretaris Daerah (Sekda) Pandeglang, Fery Hasanudin mengakui, refocusing anggaran yang dilakukan Pemkab Pandeglang baru dinyatakan final, setelah beberapa kali dilakukan perubahan. Sebab, kata Sekda, kebijakan pemerintah pusat yang kerap berubah.

“Hingga dua kali perubahan, dan yang ketiga kalinya baru final,” ungkap Sekda saat ditemui wartawan di Gedung Pendopo Pandeglang, Rabu (10/6/2020).

Lanjut Sekda, awalnya dalam daerah harus melakukan refocusing anggaran sebesar 50 persen dari anggaran Belanja dan Jasa (Banjas). Namun Pandeglang tidak kuat, karena ada anggaran yang tidak bisa direfocusing, seperti JKN, dana BOS dan anggaran untuk bangunan Hunian Tetap (Huntap) bagi para korban bencana tsunami tahun lalu.

“Ditambah adanya kebijakan Menkeu (Menteri Keuangan) terkait beberapa dana transfer yang dikurangi, seperti DAU, Dana Bagi Hasil dan DID, maka otomatis pendapatan daerah berkurang. Akhirnya kami hanya bisa menyesuaikan antara pendapatan dan anggaran belanja daerah,” ujarnya.

Setelah beberapa kali melakukan rapat refocusing anggaran, ahkirnya ada kebijakan Nasional yang memutuskan refocusing anggaran Pemkab Pandeglang hanya 35 persen dari Banjas. ”Sekarang kami tinggal menunggu realisasinya,” katanya.

Adapun alokasi anggaran dari hasil refocusing tersebut, akan dimasukan melalui Bantuan Tak Terduga (BTT), dengan peruntukan bagi penanggulangan covid-19. “Intinya refocusing anggaran baru dinyatakan final. Mudah-mudahan bisa segera dialokasikan untuk penanggulangan covid-19,” tuturnya.

Sementara Kepala Dinas Pengelolaan Keuangan dan Aset (DPKA) Kabupaten Pandeglang, Iis Iskandar mengatakan, Pemkab Pandeglang harus menyesuaikan anggaran untuk penanggulangan covid-19, salah satunya dengan refocusing anggaran yang akhirnya bisa menyatakan final.

“Jika nanti kasus covid-19 di Pandeglang bertambah, kami melakukan refocusing lagi. Namun mudah-mudahan pandemi covid-19 segera berakhir,” tandasnya. (Samsul Fathoni/Difa)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.