Enam Jalan Utama di Tangsel Ditutup, Sepuluh Ribu Pengendara Dipaksa Putar Balik

  • Whatsapp
Jalan utama di tangsel ditutup.

KOTA TANGSEL, REDAKSI24.COM–Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) bersama Polres Tangsel Senin (11/5/2020) Pukul 22.00-05.00, mulai memberlakukan penutupan enam jalan utama di wilayahnya.  Tak pelak lagi hal ini membuat puluhan ribu kendaraan dipaksa memutar balik dan mencari jalan alternatif lainnya.

Wakapolres Tangsel Kompol Stevanus Luckyto yang memimpin langsung penutupan jalan mengatakan ada sebanyak enam titik jalan utama yang ditutup yaitu, Pertigaan lampu merah Jalan Raya Serpong, Perempatan Victor, Jalan Raya Puspitek, Jalan Raya Pondok Aren, Perempatan Gaplek dan Jalan didepan Rumah Sakit Sari Asih Pamulang.

Bacaan Lainnya

“Dari enam titik jaalllan utama yang kita tutup, ada sekitar 5.000 sampai 10.000 kendaraan yang kita paksa untuk memutar balik,” kata Luckyto.

Jalan utama di tangsel ditutup.

Namun, lanjutnya, demi kenyamanan pengguna jalan, pihak kepolisian memberikan akses jalan alternatif untuk masuk ke wilayah Tangsesel.

“Seperti dari Kota Tangerang yang akan masuk ke wilayah Tangsel, kita alihkan atau diberitahu jalan alternatifnya melewati jalan Panunggangan samping PT Tifico melintasi Alam Sutera,” ujarnya.

Luckyto juga menjelaskan penutupan enam titik jalan utama di wilayah Tangsel ini, merupakan program lanjutan PSBB tahap kedua, dalam upaya gugus tugas menekan penyebaran Covid-19.

“Penutupan ini akan berlaku hingga 17 Mei 2020,” jelasnya.

Akan tetapi penutupan akses enam jalan utama di Tangsel ini dikeluhkan para pengguna jalan, karena tidak adanya sosialisasi.

“Sebenarnya bagus sih mas, tapi sayang sebelum diberlakukan gak ada sosialisasinya. Sempat kaget panik bingung juga, tapi untung dikasi jalan alternatif oleh para petugas,” ucap Devi salah satu pekerja di wilayah Kota Tangerang yang akan pulang ke wilayah Tangsel.

Sebagai pengguna jalan yang masih beraktifitas ditengah Covid-19, Devi berharap kedepan Pemkot Tangsel dan Polres Tangsel bersama Pemkot Tangerang bersinergi dalam melakukan pencegahan dengan melakukan sosialisasi bersama. (beb/Hendra)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.