Enam Aktor Kudeta Partai Demokrat Dipecat Tidak Hormat

oleh -
Enam Aktor Kudeta,DPP Partai Demokrat,Dewan Kehormatan,Dipecat,Tidak Hormat
DPD Partai Demokrat Banten menyatakan tetap setia terhadap kepemimpinan AHY. (ejp)

JAKARTA, Redaksi24.COMDewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Demokrat memecat dengan tidak hormat enam anggota yang menjadi aktor isu kudeta pimpinan partai beberapa waktu lalu.

Kepala Badan Komunikasi Strategis DPP Partai Demokrat Herzaky Mahendra Putra mengatakan pemberhentian tetap secara tidak hormat terhadap enam anggota karena terkait dugaan Gerakan Pengambilalihan Kepemimpinan Partai Demokrat (GPK-PD).

Enam aktor terlibat isu kudeta partai yang dipecat yakni Darmizal, Yus Sudarso, Tri Yulianto, Jhoni Allen Marbun, Syofwatillah Mohzaib dan Ahmad Yahya.

“Meskipun Dewan Kehormatan Partai Demokrat memutuskan demikian, Majelis Tinggi Partai Demokrat telah berupaya untuk melakukan komunikasi dengan salah satu aktor utama GPK- PD, yaitu Jhoni Allen Marbun,” kata Herzaky, di Jakarta, Jumat (26/2/2021).

Herzaky menjelaskan, bahwa keputusan pemberhentian tetap atau dipecat dengan tidak hormat terhadap enam orang anggota Partai Demokrat, juga sesuai dengan keputusan dan rekomendasi Dewan Kehormatan Partai Demokrat, yang telah melakukan rapat dan sidangnya selama beberapa kali dalam sebulan terakhir.

Menurut Dewan Kehormatan Partai Demokrat, kata Herzaky, enam orang tersebut tidak perlu dipanggil untuk didengar keterangannya, atau diperiksa secara khusus, sesuai dengan ketentuan Pasal 18 Ayat (4) Kode Etik Partai Demokrat.

Berdasarkan komunikasi dengan Jhoni, imbuh Herzaky, yang bersangkutan menuntut sesuatu yang dinilai tidak masuk akal dan bukan bagian dari konsolidasi internal.

Herzaky mengungkapkan bahwa situasi tersebut direspons dengan desakan yang sangat kuat dari para pimpinan dan pengurus serta para kader di tingkat DPP, DPD, DPC, dan organisasi sayap, termasuk para senior partai, untuk memecat nama-nama yang terlibat dalam GPK-PD tersebut.

“Para pengurus dan kader sangat marah atas perilaku para aktor GPK-PD, juga merasa sangat terganggu dengan manuver dan tindakan serta hoaks dari para pelaku GPK-PD tersebut, yang menghambat kerja-kerja politik untuk memperjuangkan harapan rakyat,” jelas Herzaky.

Sebagai konsekuensi atas tindakan para pelaku GPK-PD, kepada yang bersangkutan diberikan sanksi tegas sesuai dengan ketentuan organisasi Partai Demokrat.

“Untuk itu, diterbitkan keputusan tentang pemberhentian tetap dengan tidak hormat kepada nama-nama tersebut sebagai anggota Partai Demokrat melalui Surat Keputusan Dewan Pimpinan Pusat Partai Demokrat,” ujar Herzaky. (Abdu Faisal/Ant/ejp)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.