Empat Pegawai Dinkes Kota Cilegon Pencuri Masker Terancam 7 Tahun Penjara

  • Whatsapp
pegawai dinkes cilegon
Keempat pelaku pencurian masker di gudang Dinkes Kota Cilegon menjalani pemeriksaan intensif di Mapolres Kota Cilegon.

CILEGON, REDAKSI24.COM – Polres Kota Cilegon mengungkap kasus pencurian 120 boks masker dari Gudang Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Cilegon. Ironisnya, dua dari empat pelaku merupakan Aparatur Sipil Negeri (ASN) Dinkes Kota Cilegon dan menjadi otak dari pencurian masker ditengah pandemi Covid-19.

Kapolres Kota Cilegon AKBP Yudhis Wibisana mengatakan, keempat pelaku itu masing-masing LL (38), MR (39), NS (39) dan AW (35). Keempat pelaku merupakan pegawai Dinkes Kota Cilegon. LL dan NS berstatus Aparatur Sipil Negeri (ASN), sedangkan MR dan AW merupakan Tenaga Kerja Sukarela (TKS) yang menjadi penjaga gudang Dinkes Kota Cilegon.

Bacaan Lainnya

“Para pelaku dijerat pasal 363 dan 374 KUHP dengan ancaman hukuman 7 tahun penjara,” tegasnya, Jumat (3/4/2020).

Terungkapnya kasus masker tersebut, menurut Kapolres, berawal ketika salah satu pegawai mengecek ketersediaan stok masker. Begitu dicek, ternyata stok yang ada tinggal 60 pcs, padahal awalnya terdapat 120 boks. Dari situ, staf dinkes melaporkan adanya indikasi pencurian stok masker untuk tenaga medis di Gudang Dinkes Kota Cilegon.

Bahkan, lanjut Yudhis, salah seorang pelaku yakni LL merupakan ASN yang menjadi otak dari pencurian 120 boks masker ditengah Pandemi Covid-19. Pelaku menjual masker curian dengan harga Rp50.000 sampai Rp60.000 per boks yang berisi 50 buah masker. Dengan harga jual itu, pelaku berhasil meraup keuntungan hingga jutaan rupiah.

“Kalau jumlah yang pasti dari nilai jualnya masih kami dalami, tapi dari hasil laporan Dinkes Kota Cilegon mengalami kerugian aset sekitar 2 jutaan,” tambah Yudhis.

Menurut Yudhis, uang hasil curian itu digunakan para pelaku untuk menutupi kebutuhan ekonominya. “Uangnya dibagikan dengan tiga pelaku lainnya. Katanya untuk keperluan sehari-hari,” tambahnya.

BACA JUGA:

. Curi Masker di Gudang, 4 Pegawai Dinkes Kota Cilegon Dicokok Polisi

. Sidak ke Cilegon, Menteri Pertanian Klaim Persediaan Gula Aman

. Kejari Kota Cilegon Kawal Penggunaan Dana Penanganan Covid-19

Sementara itu, LL yang merupakan otak dibalik pencurian 120 boks masker di gudang Dinkes Kota Cilegon mengaku, melakukan pencurian karena terdesak kebutuhan ekonomi. Dia juga mengaku, masker tersebut dijual seharga Rp30.000 per boks.

“Saya jual murah biar cepet habis. Sistemnya COD (Cash On Delivery), kurang dari seminggu semuanya terjual habis sekitar 120 boks,” akunya.(Firasat/Difa)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.