Dukung Sosial Distancing, Pasar Blok F Cilegon Terapkan Belanja Online Non Aplikasi

  • Whatsapp
Belanja Online di Pasar Blok F Cilegon
Pedagang Pasar Blok F Kota Cilegon menerapkan belanja online untuk mendukung sosial distancing akibat Covid-19.

CILEGON, REDAKSI24.COM – Dalam upaya membantu Pemerintah Kota (Pemkot) Cilegon mengaplikasikan sosial distancing antara penjual dan pembeli, Pasar Blok F, salah satu pasar di daerah berjuluk kota baja itu, menerapkan sistem belanja online.

Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pasar Blok F, Dani Rahmat mengatakan, sistem online ini adalah upaya guna mendukung program pemerintah mengurangi pertemuan antara pedagang dan pembeli. Pasalnya, ancaman corona virus disease atau Covid-19 semakin hari semakin merebak.

Bacaan Lainnya

“Dengan kondisi virus corona seperti ini, saya kira wajib mendukung program pemerintah guna mengurangi pertemuan para pedagang sama pembeli, namun tidak mengurangi aktivitas penjualan. Transaksi harus tetap berjalan tapi si pembeli tetap di rumah,” kata Dani saat ditemui di kantornya, Kamis (26/3/2020).

Lanjutnya, aktivitas pengiriman barang dan kebutuhan pokok mereka bisa diantar melalui ojek pangkalan. Pasalnya, tengah dicantumkan nomor hotline langsung yang dipegang pedagang tersebut.

“Kalau kami membuat secara aplikasi butuh waktu lama, butuh verifikasi dan sebagainya, tapi sebagian besar punya telepon WhatsApp rata-rata, jadi kami berdayakan itu, bisa share lokasi juga,” jelasnya.

BACA JUGA:

. Basmi Covid-19, Forkopimda Kota Cilegon Kompak Semprotkan Disinfektan ke Seluruh Kelurahan

. Kader PKS Bagi-Bagi Sanitizer Gratis ke Warga Cilegon

. Cegah Covid-19 di Indonesia, PT Dover Chemical Cilegon Bantu 5000 Liter Sanitizer Buatan Sendiri

Ternyata, lanjut Dani, pola tersebut sudah lama diterapkan para pedagang di Blok F. Karena itu, pihaknya hanya membantu penyebaran informasi nomor hotline. “Mungkin, yang tadinya pedagang hanya memiliki beberapa konsumen, setelah dibantu menginformasikan mudah-mudahan bertambah,” jelasnya.

Menurutnya, meskipun aktivitas di pasar tersebut kosong, tapi perputaran ekonominya tetap berjalan. Dia mengatakan, jika kondisinya seperti ini, kemungkinan akan berkelanjutan sampai dengan waktu yang tidak ditentukan.

“Satu hal yang perlu diingat, harga tetep sesuai dengan harga pasaran, tidak ada penambahan dan tidak ada pengurangan,” jelasnya. (Firasat/Difa)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.