Dukung Pelaksanaan PJJ di Pandemi Covid-19, Dikbud Tangsel Gandeng Telkomsel

  • Whatsapp
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Tangsel,Taryono.

TANGERANG SELATAN, REDAKSI24.COM – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kota Tangerang Selatan (Tangsel) menjalin kerjasama dengan Telkomsel untuk mendukung pelaksanaan pembelajaran jarak jauh secara online. 

Kerjasama tersebut, menjadi kunci dari Dikbud Tangsel untuk memberikan peluang bagi Telkomsel meraup keuntungan atau cuan di tengah pandemi Covid-19 yang menyelenggarakan pembelajaran secara online.

Bacaan Lainnya

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Tangsel Taryono mengatakan, kerjasama tersebut dilakukan untuk memfasilitasi pembelajaran jarak jauh (PJJ) siswa di massa pandemi Covid-19. “Kerjasama ini, diharapkan jadi solusi mengatasi kendala kesulitan jaringan internet selama pelaksanaan PJJ secara online,” katanya, ditemui di ruang kerjanya, Senin (30/6/2020).

BACA JUGA: Tahun Ajaran Baru, Sekolah di Tangsel Tetap Terapkan Belajar Dari Rumah

Taryono menerangkan, kerjasama tersebut nantinya akan disosialisasikan kepada sekolah untuk diterapkan mulai dari TK, SD, hingga SMP. “Intinya adalah bagaimana bisa memberikan pembelajaran yang bermakna dan menyenangkan bagi para siswa. Khususnya pada saat pandemi ini,” terangnya.

Soal pembiayaan, nantinya akan dibebankan kepada masing-masing sekolah dengan menggunakan dana Bantuan Operasional Siswa Nasional (Bosnas)

“Di sekolah itu, ada biaya yang bersumber dari dana Bosnas dan salah satu aplikasinya untuk memfasilitasi PJJ di massa pandemi ini. Tentu sesuai dengan kondisi dan kemampuan sekolah. Saat ini, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) dengan regulasinya sudah memudahkan untuk memanfaatkan dana Bosnas untuk memfasilitasi PJJ di masa covid-19 ini,” tutur Taryono.

Di tempat yang sama, General Manager Consumer Sales Regional Western Jabodetabek of Telkomsel Kuntung Wahyudi mengatakan, dengan adanya kerjasama tersebut, pihaknya akan masuk ke sekolah mulai dari TK, SD dan SMP di Tangsel.

“Tentunya kerjasamanya akan langsung ke sekolah untuk fasilitas belajar secara online. Untuk sekolah kami siapkan paket khusus yang lebih murah dibanding reguler. Yakni Rp5 juta perbulan dengan kapasitas 1,2 terrabyte dan paket Rp8 juta kuota 2,4 terrabyte. Paket internet tersebut bisa dibagi ke seluruh siswa dan para pengajar,” katanya.

BACA JUGA: Dindikbud Banten Klaim 66 SMA/SMK Sudah Belajar Secara Online

Dari segi bisnis, kerjasama antara Dikbud Tangsel dan Telkomsel akan memberikan keuntungan bagi Telkomsel. Jika diterapkan disemua sekolah dengan perhitungan paket paling murah Rp5 jt perbulan dikalikan dengan jumlah TK 585 unit, 319 SD dan 179 SMP di Tangsel, tentu akan memberikan keuntungan yang besar di tengah pandemi Covid-19.

Meski begitu, rencana penerapan kerjasama tersebut baru akan disosialisasikan kepada para kepala sekolah dan belum ada pernyataan sekolah diwajibkan mengikuti kerjasama dengan provider jaringan milik Badan Usaha Milik Negara (BUMN) tersebut. (wvyh/Aan)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.