Duh, THR dan Gaji ke-13 ASN Terancam Tak Cair Karena Covid-19

  • Whatsapp
Menteri Keuangan Sri Mulyani
Menteri Keuangan Sri Mulyani.

JAKARTA,REDAKSI24.COM—Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengaku pemerintah saat ini teah mengkaji terkait kebijakan pencairan tunjangan hari raya (THR) dan gaji ke-13 bagi Aparatur Sipil Negara (ASN). Pasalnya menurut Menkeu, saat ini pemerintah lebih memprioritaskan alokasi anggaran untuk penanggulangan Covid-19 atau virus Corona.

“Kami bersama Presiden meminta kajian untuk pembayaran THR dan gaji ke-13 apakah perlu dipertimbangkan lagi mengingat beban negara meningkat,” kata Sri Mulyani.

Bacaan Lainnya

BACA JUGA:

Ini Cara Mudah Dapatkan Token Gratis PLN Via Website dan WhatsApp

Mantan Direktur Bank Dunia ini menjelaskan, wabah virus Corona yang terjadi saat berdampak kepada penurunan penerimaan negara. Dari target APBN 2020 sebesar Rp 2.233,2 triliun negara baru meraih pendapatan sebesar Rp 1.760,9 triliun. Sedangkan dari sisi belanja negara, dia bilang mengalami kenaikan menjadi Rp 2.613,8 triliun dari APBN sebesar Rp 2.540,4 triliun.

Dengan outlook pendapatan dan belanja negara tersebut, Sri Mulyani menyebut berdampak pada defisit atau tekor APBN menjadi Rp 853 triliun atau 5,07% dari PDB. Angka defisit naik drastis dari yang sebelumnya hanya sebesar Rp 307,2 triliun atau 1,76% dari PDB

“Dengan penerimaan turun 10 persen, di sisi belanja kami alami tekanan. Langkah-ini masih dan sedang dilakukan, sidang kabinet akan lakukan langkah lain seperti tambahan bansos atau hemat belanja,” lanjutnya.

Sri Mulyani menyampaikan, kepastian pembayaran THR dan gaji ke-13 maupun penanggulangan COVID-19 akan terus disampaikan pemerintah kepada DPR.
“Kami sampaikan assessment dan prediksi, ini adalah outlook, basisnya skenario yang kita lihat berdasarkan asumsi yang kita kembangkan,” ungkap dia. (Iqb/Hdr)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.