Duh, Sembako Bansos Presiden Diduga Diperjual Belikan di Kelurahan Ciputat

  • Whatsapp
Paket Sembako Bansos Presiden
Paket Sembako Bansos Presiden

TANGERANG SELATAN, REDAKSI24.COM – Sejumlah warga di Kelurahan Ciputat, Kecamatan Ciputat, Kota Tangerang Selatan (Tangsel) merasa heran lantaran ada paket sembako bantuan sosial (Bansos) dari presiden yang diperjual belikan di wilayahnya.

Hal tersebut diungkapkan salah satu warga di Kelurahan Ciputat berinisial MP. Menurutnya, aksi jual beli sembako bantuan presiden itu dilakukan oleh oknum lembaga swadaya masyarakat (LSM). 

Bacaan Lainnya

“Di tempat saya ada penjualan bantuan sosial dari Presiden RI kepada warga. Paket tersebut dijual seharga Rp70 ribu,” katanya, melalui telepon seluler, kemarin.

Aksi jual beli bansos tersebut, lanjut MP, sudah diketahui secara luas oleh warga di sekitar Kelurahan Ciputat. Lantaran, banyak warga yang menannyakan sembako bansos yang dijual murah oleh oknum LSM.

“Warga luar banyak yang beli. Banyak orang yang nannyain, banyak orang yang bulak balik juga bawa dua kantong tiga kantong sembako dengan tas kantong sembako bertuliskan Bansos Presiden. Warga sudah pada tahu, tapi ada yang pro dan kontra. Warga yang kontra, pilih diam karena enggak mau ribet persoalan,” tutur MP.

BACA JUGA: Dampingi Mensos, Wali Kota Tangerang Salurkan Bansos Tahap III Dari Presiden RI

MP menerangkan, praktek jual beli sembako bansos murah itu sudah terjadi sejak dua pekan lalu. Ribuan paket sembako Bansos Presiden datang dan di simpan sementara di Aula serbaguna Komplek Kompas 3 Jalan Bawang Putih 3 RW 08 Kelurahan Ciputat, Kecamatan Ciputat.

“Waktu itu sempat ada warga yang negur, karena paketan bansos dijual beli kan. Niatnya memang baik, tapi persoalanya tas bungkus sembako tersebut bertuliskan Bansos Presiden. Ini yang enggak bener,” terang MP.

Meski warga sudah menegur, tetapi aksi yang diduga melibatkan RT dan RW sekitar tetap berjalan dan kemungkinan sudah dua kali berlangsung. 

“Informasinya, paketan sembako bansos dari Presiden yang dijual belikan merupakan jatah yang penerimanya sudah meninggal atau sudah pindah. Kemudian dilimpahkan dan dijual ke masyarakat,” ungkapnya.

BACA JUGA: Dampak Covid-19, Muncul 2.754 Pengangguran Baru di Kota Tangsel

Aksi yang melibatkan oknum LSM tersebut, dikecam sejumlah warga termasuk MP. Lantaran di tengah kesulitan ekonomi akibat COVID-19 ini, masih banyak masyarakat terdampak yang membutuhkan sembako tersebut, bukan justru dimanfaatkan untuk mendapat keuntungan di tengah kesulitan masyarakat. Yakni dengan menjual paketan bansos dari pemerintah dengan murah. (wvyh/Hendra)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

5 Komentar

    1. Alhamdulilah sudah tau juga kan masyarakat.pak jokowi tolong di tindak lanjuti itu.orang2 penghuni neraka, Sumbangan/sembako buat masyarakat ko dijual.

  1. Menurut Saya wajar Saja kalau mereka meminta ongkos dari pembagian sembako tersebut karna mereka butuh biaya untuk ongkos angkutnya Dan butuh tenaga untuk angkat barang2 tersebut, Saya selaku penerima bantuan tersebut sama sekali tidak keberatan Alhamdulillah masih Ada perhatian dari mereka di tengah pandemic Covid 19 ini

  2. Sembako itu dari Pemerintah Pusat untuk Rakyat GRATIS, TAPI DIJUAL OLEH PIHAK OKNUM PEMERINTAH DAERAH SETEMPAT !!!!!
    KENAPA PIHAK PEMERINTAHAN PUSAT TIDAK BERTINDAK TEGAS KEPADA PIHAK PEMERINTAH DAERAH SETEMPAT ?????
    MOHON MAAF SEBELUMNYA DAN TERIMAKASIH.