Duh, Sebanyak 20 HGU Yang Dikelola Swasta dan BUMN di Lebak Belum Perpanjang izin

oleh -
Bpn
Kepala kantor wilayah Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Lebak, Agus Sutisno.

KABUPATEN LEBAK, REDAKSI24.COM – Sebanyak 20 lahan Hak Guna Usaha (HGU) yang tersebar di wilayah Kabupaten Lebak terbengkalai. Ke 20 lahan HGU tersebut diketahui telah habis masa perizinannya pada tahun 2020 ini. Hal itu diungkapkan Kepala kantor wilayah Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Lebak, Agus Sutisno.

Kata Agus, di Kabupaten Lebak, terdapat 90 lahan HGU yang tersebar di 28 Kecamatan. Dari 90 HGU, terdapat 20 HGU yang perizinannya sudah habis, bahkan ada pula yang sudah habis sejak 2002 lalu.

“Ada 20 HGU yang sudah habis masa perizinannya,” kata Agus saat dikonfirmasi Redaksi24.com, Kamis (3/9/2020).

Agus mengungkapkan, dari ke 20 HGU yang sudah habis masa perizinannya, terdapat beberapa HGU yang sampai saat  ini masih dikelola oleh pihak swasta maupun BUMN, dan tengah mengajukan proses perpanjangan izin pengelolaan.

BACA JUGA: Serikat Petani Pertanyakan Rencana BPN Banten Lepas 35.000 Bidang Tanah

Pihak pengelola masih memiliki hak keperdataan untuk mengurus permohonan perpanjangan izin, ataupun pembaharuan hak kelola. Namun, katanya dalam aturan tertentu, jika pihak pengelola tidak segera mengurus permohonan perpanjangan, maka pihaknya akan memasukan lahan HGU tersebut ke dalam database sebagai tanah terlantar.

“Mereka (Pengelola HGU) masih memiliki hak keperdataan, sehingga kami prioritaskan mereka untuk memohon pengajuan perpanjangan atau pembaharuan hak kelolanya, semasih  memenuhi ketentuan seperti sesuai dengan Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Pemerintah Daerah (Pemda), dan juga tidak ada sengketa,” ungkapnya.

Lanjut Agus, pihaknya berkomitmen untuk segera membantu menyelesaikan persoalan HGU ini dengan memberikan solusi terbaik bagi pihak pengelola, Pemda dan juga masyarakat.

“Tugas kita adalah untuk menyelesaikan sengketa, kita akan mencoba mampir ke daerah yang terdapat HGU nya, mencari solusi dari masalah yang tengah dihadapi dilapangan,” pungkasnya. (Yusuf/Aan)