Duh, Banyak Siswa SMKN di Kabupaten Tangerang Tak Hafal Lagu Kebangsaan

oleh -
Duh, Banyak Siswa SMKN di Kabupaten Tangerang Tak Hafal Lagu Kebangsaan game online
Siswa kelas 11 SMKN 9 Kabupaten Tangerang, Banten mendapat sanksi menyanyikan lagu Kebangsaan Indonesia Raya dan lagu-lagu perjuangan lainnya pada uji coba PTM di sekolah tersebut, Kamis (2/9/2021).

KABUPATEN TANGERANG, REDAKSI24.COM – Pada era saat ini anak-anak lebih mengenal dunia digital melalui internet. Banyak anak-anak yang menghabiskan waktunya hanya untuk bermain game online.

Terlebih pada masa pandemi COVID-19 saat ini, dimana kegiatan belajar mengajar (KBM) lebih banyak diberikan secara online atau daring. Pola ini  ternyata membuat banyak anak-anak lebih giat bermain game dari pada belajar secara daring.

Imbasnya, anak-anak terlena, bahkan lupa tentang jati diri sebagai Warga Negara Indonesia. Buktinya, banyak siswa siswi pada era saat ini yang sama sekali tidak hafal lagu kebangsaan Indonesia Raya.

Seperti dua remaja yang duduk di bangku kelas 11 SMKN 9 Kabupaten Tangerang, Banten. Saat mendapat sanksi akibat tidak menerapkan protokol kesehatan (Prokes) saat uji coba pembelajaran tatap muka (PTM) di sekolah.

Oleh petugas sekolah, mereka mendapat sanksi dengan menyanyikan lagu Kebangsaan Indonesia Raya dan lagu-lagu perjuangan lainnya.

BACA JUGA: 15.062 Siswa Dari 79 Sekolah SMP dan SMA Se-Kota Tangerang Siap di Vaksin

Risna Hermawan, siswa Kelas 11 SMKN 9 Kabupaten Tangerang bahkan mengaku sama sekali tidak bisa menyanyikan lagu Kebangsaan Indonesia Raya. Pun saat diminta menyanyikan lagu Garuda Pancasila, dia terlihat bingung.

BACA JUGA: SMKN di Kabupaten Tangerang Mulai Uji Coba PTM

“Saya tidak ingat lagunya, saya tidak bisa,” ujar Risna Hermawan di depan pos jaga  SMKN 9 Kabupaten Tangerang, Kamis (2/9/2021). Sebagai penggantinya, petugas jaga mengganjar siswa itu dengan sanksi push up 10 kali.

BACA JUGA: Ombudsman Panggil Kadindik Jabar Terkait Dugaan Maladministrasi di PPDB SMA/SMK Bodebek

Setali tiga uang dengan Risna,  Septiana Puji Lestari juga tidak bisa menyanyikan lagu Kebangsaan Indonesia Raya. “Saya bisa, tapi lupa sairnya,” aku Septiana Puji Lestari sambil menutup raut wajahnya dan meminta untuk tidak didokumentasikan.

Pantauan di lokasi, pada uji coba PTM di SMKN 9 Kabupaten Tangerang, terlihat puluhan siswa siswi telat masuk sekolah, beberapa diantaranya tidak menerapkan Prokes. Setiap siswa yang masuk diperiksa kelengkapan Prokesnya, seperti memakai masker, cuci tangan dan pemeriksaan suhu tubuh.

“Bagi yang telat kami berikan sanksi menyanyikan lagu Kebangsaan Indonesia Raya, push up atau menyiram kembang, biar mereka bisa disiplin saat berada di lingkungan sekolah,” ungkap Karyono, petugas jaga sekolah.(RM1/Difa)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

No More Posts Available.

No more pages to load.