Dua WNI Asal Gowa Lolos Dari Tiang Gantungan di Serawak Malaysia

oleh -
kjri,kuching,dua wni asal gowa,herna,soha,hukuman mati,tiang gantungan
Proses penyerahan dua orang WNI dari Konsuler KJRI Kuching kepada perwakilan UPT BP2MI Pontianak, di PLBN Entikong, Kabupaten Sanggau/Antara.

PONTIANAK, REDAKSI24.COM–Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Kuching, Malaysia, mengatakan dua warga negara Indonesia asal Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan (Sulsel), Herna Mola dan Soha Beta dinyatakan bebas dari hukuman mati oleh Mahkamah Federal di Serawak, Malaysia.

Sebelumnya, Herna Mola dan Soha Beta ditangkap pada 29 November 2013 lalu, lantaran dituduh membunuh bayi yang baru dilahirkan.

Kemudian pada 24 November 2016, Mahkamah Tinggi Miri memvonis hukuman penjara, dan pihak jaksa penuntut mengajukan banding.

Dua WNI asal Gowa itu dijatuhkan hukuman mati digantung oleh Mahkamah Rayuan pada 21 Oktober 2019.

Setelah KJRI Kuching melalui pengacara mengajukan banding, pada 24 Februari 2021 oleh Mahkamah Federal keduanya dinyatakan tidak bersalah dan dibebaskan murni, lolos dari tiang gantungan.

“Dua warga asal Kabupaten Gowa, Sulsel, telah dinyatakan bebas dari hukuman mati oleh Mahkamah Federal di Sarawak,” kata Kepala KJRI Kuching, Yonny Tri Prayitno, di Kuching, Rabu (24/3/2021).

Yonny menjelaskan, setelah lolos dari tiang gantungan, Herna Mola dan Soha Beta hari ini dideportasi dan dipulangkan ke Indonesia melalui Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Entikong, Kabupaten Sanggau, Provinsi Kalimantan Barat (Kalbar).

KJRI Kuching hari ini telah membantu dan mendampingi kepulangan dua WNI asal Gowa tersebut ke Indonesia melalui PLBN Entikong,” ujar Yonny Tri Prayitno.

Yonny melanjutkan, di PLBN Entikong, keduanya diserahkan oleh Fungsi Konsuler KJRI Kuching kepada perwakilan UPT BP2MI Pontianak disaksikan Konjen RI Kuching.

Dan selanjutnya akan diproses kepulangannya ke Sulsel oleh BP2MI setelah jalani proses pencegahan COVID-19 di PLBN Entikong.

“Kedua WNI itu sudah kami serahkan langsung ke perwakilan UPT BP2MI Pontianak di PLBN Entikong,” ucapnya.(Antara/ejp)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.