Dua Warga Lebak Yang Beraktivitas di Jakarta Dinyatakan Positif Covid-19

  • Whatsapp
Data Covid-19 Lebak.

LEBAK,  REDAKSI24.COM – Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Lebak  mengumumkan  dua kasus baru positif Covid-19  di daerah tersebut.  Dengan ditambahnya dua orang pasien itu, maka jumlah total  pasien Covid-19 di Lebak menjadi 19 orang.

Koordinator  Humas Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Lebak,  Doddy Irawan mengatakan kedua pasien yang berjenis kelamin perempuan itu  merupakan  warga Kecamatan Maja,  Kabupaten Lebak, yang bekerja di Jakarta. 

Bacaan Lainnya

Mereka adalah R (38), yang berprofesi sebagai Pedagang di Jakarta, dan W (59) bekerja sebagai Cleaning Service di salah satu tempat ibadah di Jakarta. 

“Ini merupakan  hasil dari tracking yang dilakukan  oleh tim gugus tugas agresif  dengan cara melakukan rapid test massal dan juga tracking terhadap orang-orang yang memiliki kontak erat dengan pasien positif, ” kata Doddy ketika dihubungi  Redaksi24.com, Selasa (16/6/2020).

Juru Bicara Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Lebak Dr.  Firman Rahmatullah mengatakan, kedua pasien ini awalnya berstatus Orang Tanpa  Gejala (OTG).

Namun, setelah dilakukan rapid test, katanya, semuanya reaktif. ” W di rapid dan swab test di tempat kerjanya,  sedangkan R rapid dan swab di stasiun Maja, ” kata Firman. 

Lebih jauh Firman mengatakan, besok pihaknya akan langsung melakukan tracking, dan juga merujuk R dan W  ke RSUD  Banten, untuk dilakukan karantina dan perawatan. 

“Jadi kita itu melakukan tracking agresif,  dengan tidak hanya melakukan Swab test terhadap pihak keluarga,  namun juga terhadap orang  lainnya yang telah melakukan kontak erat dengan pasien positif Covid-19,” pungkasnya. 

Untuk diketahui, jumlah pasien positif  covid-19  di Kabupaten  Lebak hingga 16 Juni 2020  mencapai 19 orang. Dengan rincian  17 pasien masih dalam tahap pengawasan,  1 pasien dinyatakan sembuh,  dan 1 pasien meninggal dunia. 

Jumlah OTG berjumlah 313 orang,  60 dinyatakan aman,  253 orang lainnya  masih dalam pengawasan. jumlah ODP sebanyak 574 orang,  dengan 535 dinyatakan  aman,  39 orang lainnya masih dalam pemantauan.  Dan untuk PDP berjumlah 45 orang,  21 orang nyatakan aman,  14 masih dalam pengawasan dan 10 orang meninggal.(Yusuf/Aan)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.