Dua Penumpang Kapal Tewas Telanjang, Ternyata Usai Bercinta

  • Whatsapp
penumpang kapal tewas
Petugas Polres Cilegon bersama tim medis berpakaian APD lengkap mengevakuasi dua jenazah penumpang kapal yang tewas di dalam mobil travel.

CILEGON, REDAKSI24.COM – Petugas Polres Kota Cilegon, Polda Banten  memastikan dua penumpang kapal telah melakukan hubungan intim sebelum akhirnya ditemukan tewas dalam mobil travel dalam kondisi telanjang. Kepastian itu didapat dari hasil visum terhadap kedua jenazah penumpang KMP Nusa Putra tersebut.

Informasi yang dihimpun Redaksi24.com, dua penumpang kapal yang tewas di mobil Innova warna Hitam bernomor polisi BG 1795 J, masing-masing bernama STO (54) warga Kabupaten Ogan Komering Ilir, Sumatera Selatan.

Bacaan Lainnya

Sedangkan penumpang berjenis kelamin perempuan diketahui bernama RWI (33),  warga Kabupaten Ogan Komering Ilir, Sumatera Selatan. Keduanya diketahui sudah saling mengenal karena berasal dari satu kecamatan.

Kapolres Kota Cilegon AKBP Yudhis Wibisana, kepada wartawan Senin (27/7/2020) mengatakan, pelaksanaan visum luar dilakukan pada Minggu (26/7/2020) pukul 21.30 WIB sampai 00.15 WIB. Hasil pemeriksaan pada mayat laki-laki, kata dia, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan.

BACA JUGA: Sopir dan Penumpang Travel Tewas Telanjang di Atas Kapal Nusa Putra Pelabuhan Merak

Polisi memperkirakan mayat telah meninggal selama 2 sampai 12 jam, lebam mayat merah terang, pemeriksaan sederhana uji kwalitatif dicampur formalin dengan darah korban untuk menentukan ada tidaknya keracunan dengan hasil gumpalan darah berwarna merah kecoklatan, diduga korban meninggal karena keracunan karbon monoksida (CO).

Sementara, pada mayat perempuan terdapat luka lecet pada kemaluannya, selaput darah robekan lama, akibat benda tumpul. Kematiannya juga diperkirakan 2 sampai 12 jam, lebam mayat merah terang dan hasil uji sederhana kwalitatif diduga korban tewas karena keracunan CO.

“Kami juga akan melaksanakan otopsi terhadap kedua jenazah, menunggu keluarganya. Saat ini kedua jenazah disimpan di kamar mayat RSDP Serang,” jelas Yudhis.

Menurut Yudhis, kedua penumpang KMP Nusa Putra yang tewas itu, bukan merupakan pasangan suami istri (Pasutri), namun keduanya sudah saling mengenal. Dari keterangan keluarga korban yang dihubungi melalui telpon, menurut Yudhis, keduanya juga masing-masing sudah berkeluarga.

“Dari hasil visum ditemukan bercak sperma di kemaluan mayat perempuan, diduga kuat keduanya telah melakukan hubungan intim sebelum akhirnya ditemukan tewas di dalam mobil,” tandas Yudhis.(Firasat/Difa)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.