Dua Pelaku Pemerkosaan Gadis Dibawah Umur di Tangsel Masih Buron

  • Whatsapp
Pemerkosaan di Tangsel
Kerabat korban saat datang di pembongkaran makam.

TANGERANG SELATAN, REDAKSI24.COM – Meski sudah hampir sepekan, dua tersangka pemerkosaan gadis remaja OR (16) belum berhasil ditangkap oleh Polsek Pagedangan dan masih buron.

Hal tersebut diungkapkan Kapolsek Pagedangan AKP Efri. Ia mengatakan, dua orang tersangka pencekokan pil hexymer dan pemerkosaan secara bergilir terhadap OR itu masih dalam pencarian. 

Bacaan Lainnya

“Tersangka yang sudah kita tangkap baru enam orang, dua orang lainnya masih dalam pengejaran petugas. Semua merupakan pemuda kampung Cihuni,” katanya saat dikonfirmasi melalui telepon, Sabtu (20/6/2020).

Dan pihaknya, kata  Efri, sudah membuat surat penangkapan terhadap yang bersangkutan. “Mohon doanya, mudah-mudahan segera tertangkap,” ungkapnya.

Adapun keenam tersangka yang sudah ditangkap yakni  Fikri, Sudirman, Denis, Anjayeni, Diki dan S. Sedangkan dua tersangka lainnya, S dan K  masih buron. Dari  Kedelapan tersangka itu, tambah Efri berusia antara 18-24 tahun dan diantaranya ada yang kakak beradik.

Sebelumnya diberitakan Redaksi24.com, peristiwa pemerkosaan tersebut dialami OR dua kali. Peristiwa pertama terjadi pada 10 April 2020, pemerkosaan terhadap OR dilakukan secara bergilir oleh 8 orang yang merupakan warga satu kampung di Desa Cihuni, Kecamatan Pagedangan, Kabupaten Tangerang. Peristiwa kedua, terjadi pada 18 April 2020 di tempat yang sama. OR dicekoki tiga butir pil hexymer. Akibatnya, selain trauma kondisi kesehatan nya pun menurun dan sempat menjalani perawatan di rumah sakit.

OR kemudian meninggal pada Kamis (11/6/2020) lantaran kondisinya semakin memburuk. OR mengeluhkan sesak nafas dan bagian dadanya terasa panas. Makam OR kemudian dibongkar oleh Polsek Pagedangan untuk dilakukan otopsi bersama tim forensik RS Kramat Jati Mabes Polri pada Rabu (17/6/2020).

Kasat Reskrim Polres Tangerang Selatan AKP Muharam Wibisono mengatakan, hasil sementara dari pembongkaran makam OR ditemukan bekas persetubuhan pada tubuh korban.

“Sementara kita baru menemukan adanya bekas persetubuhan. Saat ini kita masih menunggu hasil forensik yang akan keluar hasilnya 14 hari setelah pengambilan sampel,” ungkapnya. (wvyh/Aan)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.