Dua Pelaku Curanmor Diringkus Petugas Polres Serang Kota

  • Whatsapp
curanmor kota serang
Dua pelaku curanmor diamankan petugas Polres Sernag Kota, Banten.

KOTA SERANG, REDAKSI24.COM – Petugas Satreskrim Polres Serang Kota, Polda Banten menangkap dua pelaku tindak pidana pencurian kendaraan bermotor (Curanmor) berinisial BC (21) dan M (32).

Kasat Reskrim Polres Serang Kota, AKP Indra Feradinata membenarkan penangkapan kedua pelaku pencurian dengan pemberatan kendaraan sepeda motor tersebut. Keduanya ditangkap pada Selasa (14/7/2020) lalu.

Bacaan Lainnya

tersangka BC (21) diketahui sebagai warga Kelurahan Cipare, Kecamatan Serang, Kota Serang dan M (32) warga Kecamatan Kasemen, Kota Serang. Kedua alap-alap sepeda motor itu ditangkap di Lingkungan Rau Timur, Kecamatan Serang, Kota Serang.

Keduanya, sambung Indra, terlibat kasus tindak pidana pencurian dengan pemberatan kendaraan sepeda motor R2 berdasarkan Laporan polisi LP-B/ 236 /VI/2020/Res Serang Kota/SPKT tanggal 27 Juni 2020.

“Ada pun korban sekaligus pelapor bernama Afif Firman Nurinsan (34), warga Desa Narimbang Mulya Kecamatan Rangkasbitung, Kabupaten Lebak,” imbuhnya.

BACA JUGA:

Pencurian 1 unit sepeda motor itu, dikatakan Indra, terjadi di depan rumah kos Lingkungan Kelapa Dua, Kecamatan Serang Kota, pada Sabtu 27 Juni 2020. Kedua pelaku merusak kunci kontak sepeda motor menggunakan kunci letter T.

:Keduanya kemudian membawa kabur motor curian itu, atas kejadian tersebut korban mengalami kerugian sebesar 16 juta Rupiah,” ungkapnya.

Tersangka BC mengakui telah melakukan pencurian sepeda motor tersebut bersama rekannya berinisial SU, yang saat ini masuk daftar pencarian orang (DPO). Kemudian hasil kejahatannya dijual kepada tersangka M.

Dikatakan Indra, tersangka M juga mengakui telah membeli kendaraan sepeda motor R2 hasil kejahatan tersebut dari tersangka BC.

“Pelaku berikut barang bukti 1 Unit Sepeda Motor Honda Beat warna hijau putih dan 1 Unit sepeda motor Honda Beat warna putih diamankan di Satreskrim Polres Serang Kota untuk penyidikan lebih lanjut,” ungkapnya.

Atas perbuatannya, BC dijerat dengan pasal 363 KUH Pidana dengan ancaman hukuman 7 tahun penjara. Adapun Pelaku M, dijerat dengan pasal 363 Jo 480 KUH Pidana dengan ancaman hukuman 4 tahun penjara.(Adi/Difa)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.