Dua Pasangan Calon Bupati-Wakil Bupati Serang Dinilai Tak Peduli Pemuda

  • Whatsapp
pilkada kabupaten serang
Para aktivis Gerakan Mahasiswa Serang Utara (Gamsut).

KABUPATEN SERANG, REDAKSI24.COM – Gerakan Mahasiswa Serang Utara (Gamsut), menilai, dua pasangan calon (Paslon) bupati dan wakil bupati pada Pilkada Kabupaten Serang 2020, tidak punya gagasan dalam upaya pemberdayaan pemuda.

“Kami belum melihat calon bupati yang menawarkan gagasan terkait program pemberdayaan pemuda di Kabupaten Serang,” kata Ketua Gamsut,  Imron Nawawi kepada Redaksi24.com di Kota Serang, Jum’at (25/9/2020).

Bacaan Lainnya

Menurut Imron, padahal di Kabupaten Serang memiliki demografis cukup besar dengan jumlah penduduk usia muda yang relatif lebih dominan. Namun sayangnya, kata diam tidak ada gagasan untuk memberdayakan potensi itu.

“Ini yang menurut saya menjadi sebuah kesempatan jika memang bupati yang akan datang di periode selanjutnya mampu melihat potensi tersebut tinggal sedikit diberikan pemberdayaan dan pelatihan baik secara soft skil maupun hard skil potensi ini bisa menjadi sebuah prestasi kedepan,” imbuhnya.

BACA JUGA: Sah, Dua Klan Head To Head di Pilkada Kabupaten Serang

“Dan apabila ini tidak dimanfaatkan apalagi tidak diperhatikan para calon bupati pada Pilkada tahun ini, saya pesimis untuk Kabupaten Serang bisa lebih baik lagi,” sambung Imron.

Imron juga menyebut, Pemerintah Kabupaten Serang sejauh ini tidak melek terhadap  pemberdayaan pemuda.

“5 tahun kebelakang kami membuat Rumah Pintar ada juga pelatihan soft skil maupun hard skil akan tetapi pemerintah tidak melek akan hal tersebut, jika calon di Pilkada Serang tahun ini melek akan hal itu seharusnya ini menjadi potensi besar mereka,” tegasnya.

Imron juga mengaku pernah meminta Pemkab Serang untuk membuat Peraturan Daerah (Perda) terkait pemberdayaan pemuda itu. Namun, menurut Imron, hingga berakhirnya masa jabatan petahana saat ini, belum kunjung dibuat.

“Kami pernah minta Pemkab Serang membuat Perda pemberdayaan pemuda seperti di Provinsi Banten yang sudah punya Perda nomer 10 tahun 2014 tentang pembangunan pemuda, tapi sampai saat ini belum juga dibuat. Kami harap itu menjadi gagasan para calon di pilkada Kabupaten Serang tahun ini,” jelasnya.

Imron juga berharap para calon di Pilkada 2020 mampu membuat gagasan milenial agar pemuda tertarik memeriahkan pesta demokrasi 2020 di Kabupaten Serang.(Adi/Difa)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.