Dua Kubu Ormas di Kabupaten Tangerang Bersitegang, 6 Orang Diamankan Polisi

  • Whatsapp
ormas di Kabupaten Tangerang
Pimpinan dua Ormas di Kabupaten Tangerang sepakat berdamai dalam mediasi yang difasilitasi Polres Kota Tangerang.

KABUPATEN TANGERANG, REDAKSI24.COM – Dua kubu organisasi masyarakat (Ormas) di Kabupaten Tangerang terlibat selisih paham, pada Jumat (29/5/2020) malam. Perselisihan dua ormas tersebut berujung pada perusakan kantor salah satu kubu Ormas di kawasan Citra Raya, Kecamatan Cikupa.

Kapolresta Tangerang Kombespol Ade Ary Syam Indradi menuturkan, dua ormas yang berselisih itu Badan Pembinaan Potensi Keluarga Besar Banten (BPPKB) dan Pemuda Pancasila (PP). Perselisihan itu, kata Ade Ary, berawal dari penarikan paksa sebuah kendaraan bermotor di Kota Tangerang oleh kolektor salah satu perusahaan lising di Citra Raya Cikupa Kabupaten Tangerang, pada Kamis (28/5/2020).

Bacaan Lainnya

Kemudian, lanjut Ade, kedua belah pihak, baik lising maupun konsumen masing-masing mendapat dukungan dari kedua ormas tersebut. BPPKB berada di pihak lising dan Pemuda Pancasila membela kepada konsumen.

“Tapi sebenarnya permasalahan itu sudah selesai, namun pada Kamis malam ada video pernyataan yang viral dari BPPKB yang membuat tersinggung ormas PP,” kata Ade saat ditemui Redaksi24.com, Sabtu (30/5/2020).

Ade melanjutkan, video viral itu membuat ormas PP tersinggung atas pernyataan BPPKB yang terkesan menantang. Kemudian video itu dibalas Ketua Pemuda Pancasila dengan membuat pernyataan sama yang videonya juga viral.

Melihat kedua kubu memanas akibat video viral tersebut, lanjut Ade, pihaknya langsung menggelar mediasi di Mapolresta Tangerang. Dalam mediasi yang berlangsung hampir 2 jam itu, kedua ormas sepakat untuk menyelesaikan kesalahpahaman tersebut secara musyawarah, mereka juga berjanji akan menjaga kondisi masyaraikat tetap kondusif.

“Tapi setelah mediasi selesai pada Jumat malam sekitar pukul 20.00 Wib,  tiba-tiba  sekitar pukul 21.00 Wib malah terjadi aksi perusakan kantor PP yang diduga dilakukan ormas BPPKB,” ungkap Ade Ary.

Aksi pengerusakan kantor tersebut dilaporkan ormas PP ke polisi. Atas laporan tersebut, menurut Ade, pihaknya mengamankan 6 orang anggota ormas BPPKB. Sampai saat ini keenamnya masih dimintai keterangan di Mapolresta Tangerang. “Sejauh mana keterlibatan mereka masih dalam proses pemeriksan,” ujar Ade

Ia menambahkan, meski semalam situasi sempat memanas namun saat ini kondisi masih aman terkendali. Pihaknya juga sudah berkomunikasi dengan seluruh pengurus ormas BPPKB dan Pemuda Pancasila baik di tingkat kecamatan dan kabupaten untuk sama-sama menjaga kondisi Kamtibmas.

“Terkait aksi perusakannya masih dalam proses pemeriksaan, nanti akan kami sampaikan perkembangannya,” tandas Ade.(Ricky/Difa)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.