Dua Hasil Pilkada di Banten Digugat ke MK, KPU Banten Gelar Rakor Persiapan Penyelesaian Perselisihan Pilkada Serentak 2020

oleh -
KPU Banten

KABUPATEN PANDEGLANG,REDAKSI24.COM–Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Banten menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Persiapan Penyelesaian Perselisihan Hasil Pemilihan (PHP) Serentak Tahun 2020 di Hotel Horison, Kabupaten Pandeglang (14/1/2020).  Hal itu digelar menyusul adanya gugatan terhadap dua hasil pilkada serentak 2020 di Banten yaitu Pilkada Kabupaten Pandeglang dan Kota Tangerang Selatan (Tangsel) ke Mahkamah Konstitusi (MK).

Ketua KPU Provinsi Banten Wahyul Furqon menjelaskan kegiatan ini penting dilakukan untuk melihat sejauh mana  kesiapan para penyelenggara di kabupaten dan kota khususnya KPU Kabupaten Pandeglang dan KPU Kota Tangsel 

“Pada tahapan ini  profesionalitas dan integritas KPU diuji untuk menyusun konstruksi dan langkah strategis secara matang.

Rapat ini dimaksudkan untuk kesiapan dua kab kota (Pandeglang dan Tangsel) secara teknis dan substansi jelang hadapi tahapan sengketa  perselisihan hasil pemilihan di MK,” papar Wahyul.

Wahyul pun menjelaskan walaupun saat ini pihaknya belum menerima pokok perkara yang diadukan karena gugatan secara resmi akan diumumkan oleh MK dengan diterbitkannya buku register perkara konstitusi (BRPK)pada 18 Januari 2021 nanti, namun pihaknya meminta KPU Pandeglang dan Tangsel segera menyiapkan semua alat bukti termasuk kronologi.

“Karena menyangkut profesionalitas dan integritas KPU yang akan diuji, oleh karenanya saya meminta KPU Pandeglang dan Tangsel segera menyusun konstruksi dan langkah strategis secara matang,” jelasnya.

Ketua KPU Banten memantau teknis penyusunan alat bukti dalam menghadapi PHP di MK.

Sementara itu Divisi Hukum dan Pengawasan KPU Banten Nurkhayat  Santosa menjelaskan gugatan hasil di Pilkada Kabupaten Pandeglang ke MK dilayangkan oleh pasangan calon (paslon) nomor urut 2 Thoni Fathoni Mukson-Imat Miftahul Tamamy. Sementara Pilkada Kota Tangsel dilayangkan paslon nomor urut 1 Muhammad-Rahayu Saraswati Djojohadikusumo.

Dengan adanya gugatan tersebut lanjut pria yang akrab disapa Santos ini pihaknya terus berkoordinasi dengan KPU RI terkait langkah-langkah akan dilakukan dalam menghadapi gugatan.

“Memang belum ada kepastian bahwa gugatan ini akan dilanjutkan atau tidak karena belum diregister oleh MK. Namun tentunya kami di KPU Banten dalam mendampingi KPU Kota dan Kabupaten harus tetap mempersiapkan semua kebutuhan jika MK memasukan gugatan tersebut ke perkara yang akan disidangkan,” jelasnya.

Sebelumnya diketahui dari rapat pleno rekapitulasi hasil perolehan suara pada pilkada serentak 2020 di Kabupaten Pandeglang,paslon Irna-Tanto sebesar  389. 367 suara. Sedangkan untuk perolehan suara Paslon Thoni Fathoni Mukson-Miftahul Tamamy (Thoni-Imat) sebanyak  223. 220  suara.

Sementara untuk Pilkada Tangsel, paslon nomor urut 1 Muhamad-Rahayu Saraswati mendapat 205.309 suara sah dan paslon nomor urut 2 Siti Nur Azizah-Ruhamaben memperolehan suara sebanyak 134.682 suara sah dan paslon nomor urut 3 Benyamin Davnie-Pilar Saga Ichsan sukses menjadi pemenang setelah mendapat suara paling banyak sekitar 40 persen atau sebanyak 235.734 surat suara sah. (EJP/Hendra)