Drainase Buruk, Sejumlah Titik di wilayah Tigaraksa Terendam Banjir

  • Whatsapp
Tigaraksa Terendam Banjir
Perumahan Puri Permai Tigaraksa terendam banjir.

KABUPATEN TANGERANG, REDAKSI24.COM — Curah hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah Tangerang sejak Minggu, (1/2/2020), membuat sejumlah titik di wilayah Kecamatan Tigaraksa terendam banjir.

Dari pantauan Redaksi24.com, wilayah Komplek Perumahan Puri Permai Tigaraksa terendam air setingggi 70 – 100 cm lebih akibat meluapnya darinase di sekitar pemukiman warga. Sehingga sebanyak 100 KK di Blok B, Puri 1 Tigaraksa, harus memimdahkan peralatan rumah tangganya karena air masuk ke dalam rumah.

Bacaan Lainnya

“Tiap tahun di musim hujan wilayah Blok B selalu jadi langganan banjir dan higga kini belum ada solusi,” ungkap Atika (42), salah seorang warga.

Kondisi yang sama juga dialami oleh warga Kampung Pongporang, Kelurahan Tigaraksa, Kecamatan Tigaraksa. Buruknya drainase di lingkungan tempat tinggal mereka menyebabkan air meluap ke hingga masuk rumah warga setiap kali hujan deras turun.

Haji Solihan, tokoh masyarakat sekaligus warga Kampung Pongporang mengeluhkan soal buruknya drainase di wilayah Tigaraksa. Kata dia, drainase yang tak berfungsi sebagaimana mestinya membuat air di gorong-gorong kerap masuk ke perkampungan setiap hujan turun dan membuat pemukiman warga dengan jumlah sekitar 70 KK itu tergenang air.

Selain itu, sambung dia, saluran pipa milik PDAM yang terpasang di sepanjang jalur jalan Aria Wangsakara hingga ke arah Jalan Raya Tigaraksa-Cisoka, juga membuat drainase tak bisa menampung curahan air hujan. Akibatnya, air terbuang ke pemukiman warga hingga keinggian 40 – 70cm.

“Selain karena drainase buruk juga karena ada pipa PDAM di gorong-gorong. Air jadi masuk ke perkampungan,” katanya.

BACA JUGA:

Drainase Mampet, Ruas Jalan Tigaraksa Tergenang

Antisipasi Banjir Susulan, Bupati Tangerang Gelar Rapat Koordinasi

 

Sementara itu, Babinsa dari Koramil Tigaraksa Sertu Ramdani, yang meninjau banjir di Kampung Pongporang menuturkan akan segera berkoordinasi dengan pemerintah setempat guna mencari solusi untuk mengatasi banjir di wilayah Kecamatan Tigaraksa tersebut.

“Dari hasil tinjauan memang drainasenya itu sangat kecil sehingga tidak sesuai dengan kapasitas air dari curahan hujan sejak semalam,” tandasnya (Ricky/Aan)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.