DPRD Kabupaten Tangerang Lanjutkan Bahas Polusi Udara Pabrik Plafon Pakuhaji

oleh -
DPRD Kabupaten Tangerang Lanjutkan Bahas Polusi Udara Pabrik Plafon Pakuhaji
Dalam suratnya Ketua DPRD Kabupaten Tangerang Kholid Ismail mengatakan, hearing terkait indikasi polusi udara yang bersumber dari PT Adi Jaya Makmur.

KABUPATEN TANGERANG, REDAKSI24.COM – Komisi IV DPRD Kabupaten Tangerang, Banten berencana menggelar hearing kedua terkait dugaan pencemaran lingkungan oleh PT Adi Jaya Makmur di Kampung Kamal, Desa Gaga, Kecamatan Pakuhaji.

Hearing kedua digelar setelah yang pertama gagal terlaksana karena sejumlah dinas terkait, termasuk Camat Pakuhaji, Kepala Desa (Kades) Gaga, RT, RW termasuk perwakilan warga tidak hadir.

Rencana hearing atau dengar pendapat tersebut tercantum dalam surat Ketua DPRD Kabupaten Tangerang Kholid Ismail dengan nomor 005/-DPRD/2021 yang bersifat penting. Dalam surat itu, hearing dijadwalkan pada Senin 27 Desember 2021.

Dalam suratnya, Ketua Dewan juga menyebut Komisi IV DPRD Kabupaten Tangerang menggelar dengar pendapat dengan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Badan Pengawas Penyalahgunaan Aset dan Anggaran Negara (BP2A2N).

“Hearing itu terkait indikasi polusi udara yang bersumber dari PT Adi Jaya Makmur,” ungkap Kholid Ismail dalam suratnya yang diterima Redaksi24.com Sabtu (25/12/2021).

BACA JUGA: Gelar Hearing, Dewan Bahas Polusi Debu Pabrik Plafon Pakuhaji

Hearing tersebut juga melibatkan Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Kepala DPMPTSP, Kepala Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air dan Kepala Satpol PP Kabupaten Tangerang.

Selain itu, Camat Pakuhaji, Kades Gaga, Ketua RT 04 dan ketua RW 05 Kampung Kamal serta Direktur PT Adi Jaya Makmur.

Terpisah, Direktur Eksekutif LSM BP2A2N, Ahmad Suhud berharap dinas terkait hadir utnuk memberikan klarifikasi terkait perizinan dan pencemaran lingkungan yang diduga dilakukan PT Adi Jaya Makmur Sejahtera.

“Saya berharap ada tindakan tegas terhadap perusahaan yang melanggar, baik itu terkait perizinan, dampak lingkungannya atau Amdal maupun Wasdalnya,” ujar Ahmad Suhud, Minggu (26/12/2021).(Burhan/Difa)

No More Posts Available.

No more pages to load.