DPRD Desak Pengembang Komplek Mutiara Garuda Teluknaga Serahkan PSU ke Pemkab Tangerang

oleh -
DPRD Desak Pengembang Komplek Mutiara Garuda Teluknaga Serahkan PSU ke Pemkab Tangerang  
Hearing Komisi IV DPRD Kabupaten Tangerang.

KABUPATEN TANGERANG,REDAKSI24.COM–DPRD Kabupaten Tangerang mendesak pengembang Perumahan Mutiara Garuda, Teluknaga menyerahkan prasarana umum (PSU) ke Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang dalam 15 hari ke depan. Keputusan tersebut muncul dalam acara hearing yang dihadiri anggota Komisi IV, Jayusman dan Muhamad Amud serta perwakilan warga komplek Mutiara Garuda Teluknaga, pengembang serta Dinas Perkim dan Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten  Tangerang.

“Hasil hearing sudah disepakati semua pihak, dan kita lihat dalam waktu 15 hari kedepan, 

Jayusman menegaskan jika dalam waktu yang telah ditentukan pihak pengembang tidak ada itikad baik dengan melaksanakan keputusan tersebut, maka DPRD meminta dinas terkait untuk melakukan pengambilan paksa PSU.

BACA JUGA: Selama 27 Tahun Tak Tersentuh Pembangunan, Warga Komplek Mutiara Garuda Desak Pengembang Serahkan PSU Ke Pemda

“Karena masalah ini telah berlarut-larut maka jika pengembang tetap tidak memiliki itikad baik, maka sesuai dengan aturan yang berlaku. Pemda bisa mengambil paksa PSU tersebut,” tegas Jayusman.

BACA JUGA: Pernikahan Dini Tinggi, DPRD Kabupaten Tangerang Sodorkan 4 Raperda Inisiatif

Sementara itu, Ketua Forum Warga Komplek Mutiara Garuda, H.Djamaludin Malik menegaskan, permasalahan ini sudah larut dari 29 tahun lalu. Dengan belum juga diserahkannya PSU oleh pengembang membuat warga Komplek Mutiara Garuda yang tergabung dalam RW.14,15,16 dan 18 Desa Kampung Melayu Timur belum pernah merasakan pembangunan pemerintah padahal mereka pun taat membayar pajak. Pasalnya dengan tak kunjung diserahkannya PSU oleh pengembang membuat Pemerintah Kabupaten Tangerang tak bisa menganggarkan APBD-nya untuk perbaikan berbagai fasilitas umum di Komplek Mutiara Garuda.

BACA JUGA: Ruang Icu Pasien COVID-19 di Kabupaten Tangerang 70 Persen Terpakai

Menurut Djamaludin selama ini masyarakat yang selalu gotong-royong iuran untuk membenahi PSU tersebut. Jika memang pihak pengembang tidak ingin membenahi PSU.

“Sebenarnya jika pengembang mau merawat fasilitas umum, warga tentunya tidak akan mendesak segera diserahkan PSU ini. Namun karena selama ini perbaikan harus dilakukan swadaya oleh warga tentunya ini yang memberatkan. Bayangkan sudah puluhan tahun kami harus  swadaya jika ingin memperbaiki berbagai fasilitas umum yang rusak karena pengembang mengabaikan dan Pemkab tidak bisa  menganggarkan karena belum adanya penyerahan PSU,” tegas mantan karyawan PT Garuda Indonesia ini.

Djamaludin mengaku melalui Forum Warga,  sebenarnya warga sudah sering menyurati baik ke pengembang komplek Mutiara Garuda yang terdiri dari PT Graha Cemerlang, PT Indo Global Adiya Pratama dan PT Badai Makmur maupun pemerintah daerah agar bisa segera dilakukan serah terima PSU, namun keinginan warga tersebut tak kunjung direalisasikan.

“Makanya kami mengadu ke DPRD sebagai wakil rakyat agar harapan kami warga Komplek Mutiara Garuda bisa segera direalisasikan. 

Perwakilan Perumahan Mutiara Garuda, Handoyo mangaku keterlambatan penyerahan PSU ini karena pihaknya tengah melakukan perbaikan masalah internal dan eksternal di perusahaan. Namun begitu  Handoyo mengaku pihaknya akan siap mengikuti semua aturan yang berlaku.(Hendra)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

No More Posts Available.

No more pages to load.