DPR Minta Polri Geser Anggaran Pengamanan Piala Dunia dan MotoGP ke Kebutuhan Mendesak

  • Whatsapp
Supriansa menyarankan Polri menggeser anggaran pengamanan Piala Dunia U-20 dan MotoGP 2021
Wakapolri Komjen Pol Gatot Eddy Pramono, saat rapat bersama Komisi III DPR RI, di Jakarta, senin (14/9), antara lain memastikan bahwa Polri masih tetap menganggarkan kebutuhan pengamanan Piala Dunia U-20 dan MotoGP 2021

JAKARTA, REDAKSI24.COM— Anggota Komisi III DPR, Supriansa, menyarankan agar Polri (Kepolisin RI) menggeser anggaran kebutuhan pengamanan Piala Dunia U-20 dan MotoGP 2021 sekitar Rp 116 miliar ke alokasi kegiatan lain yang lebih mendesak sehubungan situasi pandemi Covid-19.

Supriansa menyarakan itu dalam rapat dengar pendapat (RDP) Komisi III DPR dengan Wakapolri Komenjen Pol Gatot Eddy Pramono di Kompleks Parlemen, Senayan Jakarta, Senin (14/9).

Bacaan Lainnya

Politisi Golkar itu menyebut anggaran pengamanan MotoGP kurang lebih Rp 48 miliar. Sedangkan anggaran pengamanan Piala Dunia U20 kurang lebih Rp 73 miliar.

Menurut Supriansa, rencana anggaran pengamanan Piala Dunia tersebut bisa dipertimbangan untuk digeser karena tengah dalam situasi pandemi.

BACA JUGA:Kemanpuan Polri Dalam Menangani Terorisme Dinilai Sudah Mumpuni

“Saya kira di Polri juga telah menganggarkan ada biaya pengamanan kegiatan MotoGP, Menurut saya karena ini juga belum terlaksana dan karena tengah dalam situasi pandemi Covid-19 ini yang belum ada tanda-tanda berujung, saya kira angka-angka seperti itu bisa juga dialihkan ke program Polri yang kira-kira lebih mendesak lagi,”ujar Supriansa di forum RDP tersebut.

Merespon legislator, Wakapolri Komjen Gatot Eddy Pramono memastikan Polri memang tetap menganggarkan kebutuhan pengamanan Piala Dunia U-20 dan MotoGP 2021.

“Masih kami anggarkan, Pak. Termasuk pam (pengamanan) Piala Dunia untuk sepakbola. Karena juga pemerintah belum resmi menyampaikan untuk tahun 2021 agenda itu akan ditunda,” ujarnya.

BACA JUGA:Polri-Marshal Servis AS Kerja Sama Tukar-menukar Buronan

Gatot menyatakan Polri baru akan merevisi anggaran sesuai ketentuan yang berlaku, apabila pemerintah memutuskan untuk melakukan penundaan dua agenda olahraga bergengsi tersebut.

“Tapi sementara tetap kami rencanakan tentunya. Karena jangan sampai nanti kami tidak merencanakan, tiba-tiba (ajang) itu bisa berjalan,”imbuh Wakapolri.

Indonesia masuk kalender MotoGP 2021 menggunakan Sirkuit di Kawasan Ekonomi Khusus Mandalika, Lombok Tengah, NTB. Sedangkan Piala Dunia U-20 juga akan digelar di Indonesia pada 20 Mei-12 Juni 2021

Gubernur NTB, H Zulkieflimansyah menegaskan persiapan MotoGP tetap berlangsung sesuai rencana meski di tengah COVID-19. “Insha Allah, Oktober 2021 kita akan menjadi tuan rumah MotoGP yang pertama di Indonesia,”ungkap gubernur.(Abdu/Ant/Agung/Jaya)

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.