DPC PDI Perjuangan Kota Tangerang Gelar Sarasehan Pancasila

oleh -
dpc pdi perjuangan kota tangerang
DPC PDI Perjuangan Kota Tangerang menggelar sarasehan Pancasila sebagai rangkaian kegiatan Bulan Bung Karno, bertempat di Ruang Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kota Tangerang, Minggu (6/6/2021).

KOTA TANGERANG, BANTEN, REDAKSI24.COM–Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kota Tangerang menggelar sarasehan Pancasila dengan tema “Aktualisasi Pancasila Zaman Now” bertempat di Ruang Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kota Tangerang, Minggu (6/6/2021).

Sarasehan Pancasila itu dilaksanakan menjadi bagian rangkaian kegiatan Bulan Bung Karno yang jatuh pada Juni ini, dan diikuti secara daring oleh seluruh kader PDI Perjuangan Kota Tangerang.

“Semua kader ikut kegiatan ini secara daring. Mulai dari Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kota Tangerang, DPC, PAC, dan juga Ranting. Untuk narasumber, Pak Ananta Wahana Anggota DPR RI, dan teman-teman dari HMI MPO, HMI DIPO, SAPMA PP Kota Tangerang, GMNI, PMII, Hikmabuddi serta IMM,” kata Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Tangerang, Gatot Wibowo.

Gatot menjelaskan, sarasehan dengan mengangkat tema Aktualisasi Pancasila Zaman Now bertujuan untuk pembumian Pancasila dikalangan generasi muda, terutama apa yang disebut dengan kaum milenial atau Generasi Z.

Kata dia, generasi milenial harus melek Pancasila sebagai ideologi bangsa dalam segala aspek kehidupan. Oleh karenanya, sangat penting untuk menanamkan nilai-nilai kebangsaan melalui pemahaman ideologi Pancasila di kalangan generasi tersebut.

“Ini penting untuk menangkal berbagai faham global, terutama radikalisme dan intoleransi yang dapat merusak keutuhan bangsa,” ujar Gatot Wibowo.

Gatot menyebut, Pancasila tidak ujug-ujug begitu saja jadi dasar negara. Namun, Pancasila adalah hasil penggalian yang dilakukan oleh Bung Karno berakar dari kebudayaan luhur rakyat Indonesia, untuk kemudian menjadi konsepsi ideologi sekaligus dasar negara.

“Nilai dasar yang mencakup ketuhanan, kemanusiaan, persatuan, kerakyatan, dan keadilan. Kelima hal ini adalah pedoman fundamental yang sifatnya universal, mengandung cita-cita negara,” ucapnya.

Karena itu, lanjut dia, aktualisasi Pancasila dan kecintaan terhadap negara harus terus ditumbuhkan pada generasi muda, dengan cara mengajak mereka untuk menerapkan nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila pada kehidupan sehari-hari.

“Betapa pentingnya penyadaran bagi generasi zaman now untuk mengaktualisasikan ideologi pancasila dalam kehidupan sehari-hari,” imbuhnya.

Anggota DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan Ananta Wahana tengah menyampaikan materi secara daring pada sarasehan Pancasila.

Harus ditegakan secara konkrit
Sementara itu, Anggota DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan Ananta wahana dalam sarasehan itu secara daring menyampaikan, bahwa implementasi ideologi Pancasila harus ditegakan secara konkrit tidak hanya sekadar teori atau dalam seminar saja.

Sehingga menanamkan nilai kebangsaan kepada generasi milenial itu pun harus dengan contoh nyata yang ada di masyarakat.

“Dengan pendekatan kehidupan nyata di masyarakat, diharapkan milenial memiliki tanggungjawab terhadap lingkungannya. Juga mereka mengerti gotong royong, peka terhadap masalah sosial, mau peduli dan berbagi serta contoh lainnya,” katanya.

“Ideologi Pancasila adalah pandangan atau nilai-nilai luhur budaya dan religius yang digunakan bangsa Indonesia,” tambah Ananta.

Politisi Senayan yang duduk di Komisi VI DPR RI itu menyebutkan, jumlah generasi milenial saat ini diperkirakan mencapai 25 persen dari jumlah penduduk di Indonesia atau sekitar 54 juta jiwa, dan setengah dari jumlah itu rentan terpapar paham radikalisme.

Menurut Ananta, generasi milenial memiliki peran penting dan strategis, yakni mereka adalah penyumbang angkatan kerja produktif terbesar hingga 25 tahun ke depan.

Kemudian, generasi ini juga menjadi penyumbang ekonomi terbesar di sektor belanja online dan penggunaan media sosial.

Dan, kaum milenial ini menjadi kekuatan sosial-politik yang sangat potensial dan besar dalam demokraksi Indonesia, sehingga suara milenial menjadi rebutan partai-partai politik di ajang pemilu.

“Kita harus berikan penguatan ideologi Pancasila kepada generasi zaman now ini. Mereka cukup strategis menentukan nasib bangsa ke depan,” ujar Ananta Wahana.(Agus/ejp)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

No More Posts Available.

No more pages to load.