Dongkrak Daya Saing Infrastruktur Menteri PUPR Mau Lakukan Ini!

  • Whatsapp
emen PUPR mengejar kelayakan investasi dan indeks daya saing infrasktruktur
Untuk mendukung penyelenggaraan Piala Dunia FIFA U-20, Kementerian PUPR menyelesaikan renovasi Stadion Manahan Solo yang diresmikan Presiden Joko Widodo, Februari 2020 lalu.

JAKARTA, REDAKSI24.COMKementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kemen PUPR) mengejar kelayakan investasi dan indeks daya saing infrastruktur dengan pembangunan infrastruktur secara pesat

“Sejak 2017 Indonesia dikategorikan sebagai negara dengan peringkat layak investasi oleh tiga lembaga pemeringkat internasional, saat ini kita di peringkat ke-52 indeks daya saing infrastruktur. Dengan pembangunan infrastruktur yang masif, ke depannya diharapkan bisa mengejar lebih dari itu,” ujar Menteri PUPR, Basuki Hadimuljono dalam rilis yang diterima, Jumat (9/10/2020).

Bacaan Lainnya

Pasalnya, menurut Menteri Basuki,  pembangunan infrastruktur merupakan salah satu faktor pendorong penting untuk meningkatkan pertumbuhan perekonomian secara nasional maupun regional.

Beberapa infrastruktur kini sedang dibangun di Jawa Tengah dan Yogyakarta, yakni  Flyover Manahan dan Stadion Manahan di Kota Solo, serta Bendung Kamijoro di Kabupaten Kulon Progo.

BACA JUGA:DPR Desak Kementerian PUPR Segera Bangun Fly Over Sudirman Serang

Flyover Manahan sepanjang 600 meter dan lebar 9 meter bertujuan untuk mengatasi kemacetan akibat adanya perlintasan sebidang jalur rel kereta Solo-Yogyakarta.

Pembangunan flyover tersebut menggunakan teknologi yang sama dengan Flyover Antapani di Kota Bandung, Jawa Barat, yaitu Corrugated Mortarbusa Pusjatan (CMP).

Sementara untuk mendukung penyelenggaraan Piala Dunia FIFA U-20, Kementerian PUPR telah menyelesaikan renovasi Stadion Manahan Solo yang diresmikan Presiden Joko Widodo pada Februari 2020 lalu.

Stadion berkapasitas 20.000 penonton menggunakan kursi tunggal (single seat) yang dihiasi motif batik Kawung sebagai ciri khas budaya Solo. Keunggulan Stadion Manahan adalah kualitas rumput, berjenis Zoysia Japonica yang lebih hijau dan berakar kuat. Stadion Manahan akan menggunakan kualitas penerangan hingga 1.500 lux.

Infrastruktur lain adalah Bendungan Kamijoro di Kulon Progo, Yogyakarta yang sanggup mengairi sawah seluas 2.370 hektar di Kabupaten Bantul dan diharapkan meningkatkan intensitas tanam dari 205% menjadi 270%.

Bendung Kamijoro berfungsi untuk memenuhi kebutuhan air baku sebesar 25 liter/detik bagi Kabupaten Bantul dan 475 liter/detik untuk Bandara Internasional Yogyakarta serta kawasan Industri Sentolo di Kabupaten Kulonprogo. (Agung/Jaya)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.