DLH Lebak Ultimatum Cabut Izin Lokasi Perumahan Ares Residence

oleh -
Drainase Perum Ares Residence terkesan asal.

LEBAK, REDAKSI24.COM – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Lebak meminta pihak pengembang Perumahan (Perum) Ares Residence agar serius memperbaiki saluran drainase miliknya. Pasalnya, drainase yang dibangun oleh pihak pengembang beberapa waktu lalu dinilai hanya asal jadi.

Kepala Bidang Penataan dan Peningkatan Kapasitas Lingkungan Hidup (PPLH) DLH Kabupaten Lebak, Dasep Novian mengatakan, berdasarkan hasil kroscek yang dilakukan pihaknya beberapa waktu lalu, pihak pengembang telah melakukan perbaikan saluran drainase. Namun, perbaikan drainase tersebut disebut masih belum maksimal.

” Ada perbaikan drainase lagi, antara yang kemaren dikerjakan dengan hari ini,
Tapi masih belum maksimal sepertinya,” kata Dasep kepada Redaksi24.com;melalui telepon selulernya, Rabu (29/4/2020).

Dirinya meminta, pihak pengembang agar serius menanggapi aduan banjir yang menggenangi pemukiman warga sekitar dengan menyambungkan saluran drainase yang dibangun, dengan saluran drainase milik warga.

” Kita mintanya disambung, percuma bagian depannya di perdalam, kalau bagian yang kerendamnya gak nyambung,” pintanya.

Ia mengatakan, pihaknya akan terus melakukan pemantauan terhadap pengerjaan saluran drainase yang dilakukan pihak pengembang, hingga aduan banjir dapat tertangani. Ia menegaskan, jika aduan banjir tersebut tidak tertangani dalam kurun waktu 7 hari Surat Peringatan (SP) 1 dilayangkan, pihaknya akan memberikan sanksi administrasi lanjutan.

” Kita kasih tempo waktu pengerjaan 7 hari setelah Surat Peringatan (SP) yang dilayangkan. Jika tidak ada perkembangan, setelah ini ada Sanksi Administrasi berupa SP 2. Apbila tetap tidak dindahka maka akan kita berikan sanksi pembekuan izin lingkungan, sampai dengan rekomendasi pencabutan Izin lingkungan,” ujarnya.

” Info dari lapangan agak sulit komunikasi karena Pimpinan perumahan gak di lokasi, terkendala Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB),” tambahnya.

BACA JUGA:

Resahkan Warga, Izin Lingkungan Perumahan Ares Residence Lebak Terancam Dicabut

Sementara itu, Marketing pimpinan Perum Ares Residence Doni R mengatakan, pihaknya telah memperbaiki kembali saluran drainase dengan memperlebar saluran drainase hingga berukuran 1 meter, dan mulai menyambungkan dengan drainase milik warga.

” Sudah diperlebar, ukuran lebarnya sekarang 1 meter. Kita sekarang lagi coba menghubungkan dengan drainase warga, dan segrra munkin pembuatan salur itu dilakhkan,” pungkasnya.

Dikatakannya, dalam pembangunan drainase ini pihaknya terkendala oleh tim teknis yang saat ini berada di Ibukota Jakarta, dan belum dapat ke lapangan karena adanya Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).

” Ini sifatnya sementara, mungkin setelah PSBB tim teknis yang langsung mengambil alih, apakah akan diperluas, atau di bikin dua aliran, itu tim teknis,” katanya. (Yusuf/Aan)

No More Posts Available.

No more pages to load.