Divaksin COVID-19 Dosis Kedua, KH Ma’ruf Amin: Mencegah Penyakit Dalam Agama itu Wajib

oleh -
KH ma'ruf amin, vaksin, covid-19, dosis kedua, wapres, lansia, Menkes,
Wakil Presiden RI, KH Ma'ruf Amin mendapat vaksin Covid-19 dosis kedua di rumah dinasnya, Jakarta.

JAKARTA, REDAKSI24.COM – Wakil Presiden, Ma’ruf Amin menjalani vaksinasi Covid-19 dosis keduanya. Wapres didampingi Menteri Kesehatan, Budi Gunadi Sadikin, mendapat vaksin Covid-19 kedua di rumah dinasnya, Jakarta, Rabu (17/3/2021).

Usai disuntik vaksin itu, Ma’ruf mengimbau masyarakat untuk tetap menerapkan protokol kesehatan dan mematuhi aturan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) yang berlaku.

“Walaupun sudah divaksin dua kali, tetap juga harus menjaga protokol kesehatan, pakai masker, cuci tangan, jaga jarak dan juga mematuhi aturan PPKM. Walaupun sudah divaksin, masih ada saja yang bisa tertular,” katanya.

Dalam kesempatan itu, dia juga mengajak seluruh masyarakat kelompok lanjut usia untuk tidak menolak vaksin dan segera menjalani vaksinasi supaya dapat menjaga diri dan lingkungan dari Covid-19.

“Menjaga diri dari penyakit, dalam agama, itu wajib. Maka sekali lagi saya mengajak masyarakat, terutama yang sudah sepuh-sepuh, untuk segera divaksinasi,” tegasnya.

BACA JUGA: Positif Setelah Vaksinasi, Begini Penjelasan Pakar

Sementara itu, Sadikin mengatakan, kehadirannya mendampingi Ma’ruf dalam vaksinasi dosis kedua tersebut untuk memastikan vaksin Covid-19 aman disuntikkan kepada kelompok lansia.

“Saya ke sini untuk memastikan senior kita, dengan jabatan paling tinggi di negara ini, aman-aman saja. Mudah-mudahan ini bisa memberikan keyakinan kepada teman-teman sekalian vaksinasi ini aman,” kata Sadikin.

Ia juga menjelaskan, imunitas terhadap Covid-19 baru akan terbentuk secara optimal setelah 28 hari pascapenyuntikan dosis kedua. Artinya, setelah mendapatkan vaksin Covid-19, masyarakat harus tetap mematuhi protokol kesehatan.

“Kita tidak bisa tiba-tiba menjadi superman, yang semua virus tidak bisa mendatangi kita, termasuk Covid-19. Jadi pesan saya, kalau habis disuntik jangan langsung jalan ke mana-mana tidak pakai masker. Kekebalan optimal dari antibodi itu di hari ke-28 sesudah suntikan kedua,” ujarnya.

Petugas penyuntik vaksin kepada Ma’ruf sama seperti saat penyuntikan dosis pertama, yaitu dr Dwi Edi Wahono, SpPD, KGH. Ma’ruf mendapat suntikan vaksin Covid-19 dosis kedua itu bersama istrinya, Wury Estu Handayani. Vaksin Covid-19 dosis pertama telah diberikan kepada Ma’ruf pada 17 Februari 2021.(ANT/DIFA)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.