Diusung Gerindra di Pilkada Kabupaten Serang, Nasrul Ulum Siap Terima Sanksi Partai Golkar

  • Whatsapp
pilkada kabupaten serang
DPD Golkar Provinsi Banten usung petahana,Tatu Chasanah pada Pilkada Kabupaten Serang 2020.

KABUPATEN SERANG, REDAKSI24.COM – Anggota DPRD Kabupaten Serang dari Fraksi Golkar yang digadang-gadang akan maju dalam Pilkada Serang 2020, Nasrul Ulum siap menerima sanksi partai.

“Kepercayaan ini merupakan anugerah, bukan musibah. Mudah-mudahan yang menjadi harapan saya, menjadi harapan kita semua,” kata Nasrul saat dihubungi, Jumat (19/6/2020).

Bacaan Lainnya

Nasrul mengaku, sudah siap menerima apapun konsekuensi dari partainya, meskipun harus melepas jabatannya di DPRD Kabupaten Serang atau dilakukan Penggantian Antar Waktu (PAW).

“Ini merupakan bagian dari perjuangan yang harus dilewati. Kalau lurus-lurus aja bukan perjuangan namanya. Orang yang lurus juga kadang ada resikonya,” ujarnya.

Nasrul menambahkan, hingga saat ini dirinya belum menerima berkas asli rekomendasi tersebut. Namun informasi yang menguat seperti itu. Hingga sampai saat ini komunikasi dengan pengurus baik ditataran DPD atau DPC terus dilakukan

“Komunikasi juga dilakukan dengan partai lain, untuk mencari tambahan dukungan meskipun kalau melihat standar persyaratan dua partai ini saja sudah cukup,” katanya.

Nama Nasrul Ulum belakangan menguat diusung oleh partai Gerindra yang berpasangan dengan Eki Baehaki yang diusung oleh partai Demokrat. Partai Golkar sendiri mengusung ketua DPD-nya Tatu Chasanah, yang juga petahana untuk kembali maju dalam kontestasi Pilkada 2020.

Sementara itu Ketua DPD Golkar Kabupaten Serang Fahmi Hakim mengatakan, DPD Golkar Serang sudah memproses tahapan sanksi terhadap kader Golkar yang rencananya diusung oleh partai lain dalam Pilkada Kabupaten Serang 2020 nanti. Tahapan dan mekanismenya sedang berjalan, sesuai anggaran dasar dan Peraturan Anggota (PA) nomor 07.

“Kita juga sudah berkirim surat dan memanggil yang bersangkutan. Sampai saat ini statusnya masih kader Golkar, sampai nantinya  benar-benar ada keputusan resmi terkait pengusungan yang bersangkutan dari partai sebelah,” katanya.

Dalam kontek sanksi, lanjut Fahmi, Golkar tentunya akan tegas. Tentu saja bukan hanya PAW, tetapi DPD tingkat I akan melaporkan permasalahan ini ke DPP  untuk diproses lebih lanjut terkait tindakan yang akan dilakukan sesuai dengan mekanisme yang berlaku. 

“Kita tunggu saja nanti sanksi seperti apa yang akan diberikan partai kepada kadernya yang membangkang,” ujarnya.

Sekretaris DPD partai Gerindra Provinsi Banten Andra Soni membenarkan pemilihan Nasrul Ulum yang notabenenya adalah kader aktif partai Golkar ini merupakan hasil penjaringan yang dilakukan DPD Gerindra beberapa waktu yang lalu. 

Dari hasil penjaringan itu, muncul dua nama yang kemudian kami ajukan ke DPP partai Gerindra. Kemudian DPP menyetujui itu, dan memberikan rekomendasi.”Minggu ini surat rekomendasinya insya Allah akan diterima DPD,” katanya.  (Luthfi/Aan)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.