Ditlantas Polda Banten Mulai Uji Coba e-Tilang

oleh -
Ditlantas Polda Banten, e-tilang, kota serang, uji coba,
Petugas Ditlantas Polda Banten memantau e-tilang.

KOTA SERANG, REDAKSI24.COM – Direktorat Lalu-lintas (Ditlantas) Polda Banten mulai melakukan uji coba e-tilang atau electronic traffic law enforcement (E-TLE) di beberapa titik perempatan Kota Serang.

Uji coba e-tilang tersebut dimulai 1 Maret 2021 hingga 31 Maret 2021. Mulai 1 April 2021 akan diberlakukan penindakan tegas kepada masyarakat yang melanggar lalu lintas.

“Iya benar kami melakukan uji coba e-tilang atau electronic traffic law enforcement (E-TLE) di wilayah hukum Polda Banten. Uji coba E-TLE ini akan dilakukan hingga 31 Maret 2021, dan untuk penindakan tegasnya akan diberlakukan mulai 1 April 2021 nanti,” kata Dirlantas Polda Banten, Kombes Pol Rudy Purnomo.

Rudy Purnomo mengatakan, selama uji coba E-TLE berlangsung, pengendara yang melanggar masih diberikan himbauan.

“Selama uji coba E-TLE ini kita masih memberikan himbauan kepada masyarakat, namun nanti di 1 April 2021 kami akan mulai berlaku E-TLE. Jadi bagi yang melanggar lalu lintas akan kami lakukan tindakan tegas berupa tilang elektronik dan surat tilangnya akan kami kirimkan melalui pos ke rumahnya,” kata Rudy Purnomo.

BACA JUGA: Polda Banten Dan Kanwil Kemenkumham Teken MoU Penegakan Hukum

Rudy Purnomo menambahkan, saat ini Polda Banten masih memilik tiga titik CCTV. Pemasangan CCTV yang sudah dilakukan yakni di Lampu Merah Ciceri, Lampu Merah Sumur Pecung dan Lampu Merah Pisang Mas.

“Kami dari Polda Banten berencana akan menambah titik untuk pemasangan CCTV tersebut,” kata Rudy Purnomo didampingi Kasubdit Gakum Ditlantas Polda Banten AKBP Hamdani.

Menurut Rudy Purnomo, personel yang bertugas untuk mengawasi pelanggaran lalu lintas melalui CCTV dilakukan selama 24 jam. “Kami awasi selama 24 jam, dan kami menggunakan teknologi canggih sehingga yang melanggar dapat terlihat jelas dari monitor,” kata Rudy Purnomo.

Ia mengatakan, untuk prosesnya e-tilang tersebut, bagi masyarakat yang melanggar lalu-lintas akan diproses dengan dikirimkan surat tilang dan bukti pelanggarannya. Selanjutnya bagi yang sudah menerima surat tilang tersebut akan diarahkan ke Polda Banten untuk mengikuti prosesnya.

“Proses pembayaran tilangnya melalui Bank BRI,” kata Rudy Purnomo.

Pihaknya menghimbau kepada masyarakat agar selalu mematuhi aturan berlalu lintas dan melengkapi surat-surat kendaraan serta kelengkapan lainnya seperti helm, spion, lampu penerangan dan kelengkapan lainnya.(ANT/DIFA)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.